Tribun Bantaeng

Panik Akibat Gempa, Sejumlah Pasien Alami Sesak Nafas saat Berlarian Keluar dari RS Anwar Makkatutu

Gempa tersebut terasa hingga ke Kabupaten Bantaeng yang membuat warga panik utamanya pasien yang dirawat di RSUD Bantaeng.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Saldy Irawan
tribun-timur/achmad nasution
Pasien di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng yang dievakuasi ke lantai dasar saat terjadi kepanikan akibat gempa. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Beberapa pasien di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng sempat merasakan sesak nafas akibat gempa.

Sebelumnya, gempa magnitudo 7,59 sempat mengguncang Barat Laut Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021).

Gempa tersebut terasa hingga ke Kabupaten Bantaeng yang membuat warga panik utamanya pasien yang dirawat di RSUD Bantaeng.

Direktur RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr. Sultan mengatakan, pasien yang mengalami sesak nafas akibat gempa langsung ditangani dengan pemasangan alat bantuan oksigen.

"Ada beberapa pasien yang mengalami sesak nafas, tetapi dengan cepat diantisipasi diambilkan oksigen," kata dr. Sultan saat ditemui TribunBantaeng.com, di RSUD Bantaeng, Selasa, (14/12/2021).

Saat terjadi gempa, juga sedang dilakukan operasi.

Beruntung gempa tidak menyebabkan listrik padam sehingga operasi tetap berjalan meski gempa.

"Saya akui teman-teman (tenaga kesehatan) tidak terjadi kepanikan dan pasokan listrik tidak ada yang mati, pasokan air," ujarnya.

Saat gempa, sebanyak 147 pasien panik hingga dilakukan evakuasi ke lantai dasar.

Menurutnya, hal yang sama sudah pernah terjadi pada saat gempa menghantam Palu pada tahun 2019 dan tidak terjadi apa-apa.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved