Breaking News:

Tribun Lutim

Lutim Daerah Rawan Bencana, BPBD Latih 150 Perwakilan OPD hingga Kelurahan Soal Mitigasi Bencana

Kebakaran rumah 11 kali, gempa, tanah longsor sebanyak 1 kali, orang hilang tiga kali, angin kencang 5 kali dan peristiwa orang tenggelam 1 kali.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Muhammad Fadhly Ali
dok BPBD Lutim
BPBD Luwu Timur melaksanakan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana diikuti 150 peserta sejak Senin (13/12/2021) di Hotel I La Galigo Puncak Malili. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Kabupaten Luwu Timur termasuk salah satu wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang tergolong sering terjadi bencana alam.

Berdasarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, hingga Desember tahun 2021 ini, ada 168 kali terjadi gempa di Luwu Timur. 

Kebakaran rumah 11 kali kejadian, gempa, tanah longsor sebanyak 1 kali, orang hilang tiga kali, angin kencang 5 kali dan peristiwa orang tenggelam 1 kali.

Banyaknya kasus bencana yang terjadi, BPBD Luwu Timur melaksanakan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana kepada 150 peserta sejak Senin (13/12/2021) di Hotel I La Galigo Puncak Malili.

Peserta ini dari perwakilan organisasi perangkat daerah, sekretariat daerah dan kelurahan lingkup Pemkab Luwu Timur.

Termasuk dari organisasi-organisasi yang bergerak dibidang kemanusiaan yang menangani terkait kebencanaan.

Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Luwu Timur, April mengatakan ancaman dampak perubahan iklim semakin nyata.

Ditambah curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi hingga sejumlah daerah terjadi banjir.

Ia mengatakan, faktor utama penyebab bencana terjadi karena perilaku manusia yang kurang peduli terhadap lingkungan.

"Upaya penanggulangan bencana juga sangat bergantung pada tingkat kesadaran masyarakat dan kesadaran semua komponen yang terkait," kata April kepada TribunLutim.com, Selasa (14/12/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved