Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Bantaeng

147 Pasien di RSUD Anwar Makkatutu Dievakuasi Saat Gempa, 17 Diantaranya Bayi Baru Lahir

Gempa magnitudo 7,59 mengguncang Barat Laut Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021). 

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/ACHMAD NASUTION
Pasien di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng yang dievakuasi ke lantai dasar saat terjadi kepanikan akibat gempa 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Gempa magnitudo 7,59 mengguncang Barat Laut Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021). 

Gempa tersebut terasa hingga ke Kabupaten Bantaeng.

Pasien di RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng langsung panik saat merasakan getaran gempa.

Akibatnya, pasien berhamburan keluar dari ruangan perawatan menuju ke lantai dasar RSUD Anwar Makkatutu.

Direktur RSUD Anwar Makkatutu Bantaeng, dr Sultan mengatakan, pasien merasakan gempa utamanya yang berada di lantai 8,7,6,5, dan 4.

"Ini dirasakan satu jam yang lalu dan dirasakan khususnya oleh pasien-pasien yang yang berada di lantai atas. Lantai 8,7,6,5,4," kata dr. Sultan saat ditemui TribunBantaeng.com, di RSUD Bantaeng, Selasa, (14/12/2021).

Keluarga pasien juga merasa panik hingga langsung melakukan evakuasi.

Akibat kepanikan tersebut, dr Sultan juga menerjunkan tenaga kesehatan untuk membantu melakukan evakuasi.

Ia menyebutkan sebanyak 147 pasien yang dievakuasi.

Dari jumlah itu, terdapat 17 bayi yang baru lahir.

17 bayi itu dievakuasi tetap dibawa bersama dengan alat inkubator untuk menjaga kondisi bayi tersebut.

"Itu kita evakuasi tetap dengan dia punya tempat box bayi inkubator, supaya tetap terjaga dia punya suhu dan terjaga juga dari pada oksigen bayi-bayi tersebut," ujarnya.

Namun, saat ini kondisi Bantaeng sudah dipastikan aman. 

Pihak RSUD Bantaeng sempat menunggu selama satu jam untuk memastikan kondisi sudah aman dari BMKG Pusat melalui BPBD Bantaeng

Setalah mendapatkan informasi status sudah aman, pihak RSUD Bantaeng kembali membawa pasien ke kamar perawatan.

"Oleh sebab itu, kita menunggu sampai kurang lebih satu jam ke depan menunggu hasil dari BMKG pusat," tuturnya.

Laporan wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved