Breaking News:

Tribun Maros

Sepanjang 2021, Gugatan Cerai di Maros Capai 701, Rata-rata Diajukan Perempuan

Hal ini disampaikan Humas Pengadilan Agama Kabupaten Maros, Arif Ridha, Senin (13/12/21).

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN TIMUR
Humas Pengadilan Agama Kelas IB Maros, Arief Ridha di Pengadilan Agama Maros, Rabu (8/4/2020). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Pengadilan Agama Kabupaten Maros mencatat 701 perkara perceraian hingga Desember 2021.

Hal ini disampaikan Humas Pengadilan Agama Kabupaten Maros, Arif Ridha, Senin (13/12/21).

"Ada 701 perkara yang masuk hingga 13 Desember 2021 ini," katanya.

Arif merinci, perceraian terjadi didominasi oleh perempuan yang mengajukan cerai atau cerai gugat dibanding laki-laki yang mengajukan cerai atau cerai talak.

"Yang mengajukan perceraian didominasi perempuan atau cerai gugat sebanyak 541 perkara," ucapnya.

Sementara pengajuan cerai oleh laki-laki atau cerai talak hanya 160 Perkara.

Angka tersebut, diakui mengakami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2020.

"Jumlah perkara cerai tahun 2020 sebanyak 657 Perkara. Bertambah 44 Perkara dari tahun 2021," ujarnya.

Ia menjelaskan penjelaskan rentang usia yang mengajukan gugatan yakni berkisar 18 hingga 50 tahun.

"Paling banyak mengajukan perceraian adalah pasangan yang berusia produktif sekitar 20 hingga 35 tahun," tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved