Breaking News:

Tribun Makassar

VIDEO: Tikam Satpam BUMN Hingga Meninggal, Dua Pemuda Makassar Menyerahkan Diri

Dua pelaku penikaman di tempat hiburan malam Cafe Noyu, Jl Syarif Al Qadri, Kota Makassar, berhasil diamankan polisi.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Suryana Anas

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua pelaku penikaman di tempat hiburan malam Cafe Noyu, Jl Syarif Al Qadri, Kota Makassar, berhasil diamankan polisi.

Keduanya, RU alias Uttang (31) warga Jl Karuwisi dan MAS alias Bogel (31) warga Jl Kandea Kota Makassar.

Keduanya menyerahkan diri setelah diburu Unit Reskrim Polsek Makassar yang dipimpin Iptu Iqbal Usman dan Tim Jatanras.

Korbannya, seorang Satpam di salah satu BUMN, bernama Anzar Bakri (30) warga Kabupaten Gowa.

Kapolsek Makassar, Kompol Yusrizal mengatakan, peristiwa penikaman yang mengakibatkan Anzar meninggal dunia itu, terjadi Minggu dini hari.

Bermula saat ketiganya diduga dalam kondisi mabuk usai berpesta minuman keras.

Saat mabuk, ketiganya pun berpapasan di pelataran parkiran kafe.

Uttang dan korban Anzar, pun terlibat cekcok atau adu mulut.

Adu mulut itu, lanjut Yusrizal membuat Uttang geram dan mengambil sebilah badik.

"Pelaku R tidak terima lalu kembali mengambil badik dan langsung menikam korban (Anzar) dan diikuti oleh pelaku MAS," kata Kompol Yusrizal ditemui di Mapolsek Makassar, Jl Kerung-Kerung, Rabu (8/12/2021) malam.

Anzar, kata Yusrizal mengalami luka tikaman di bagian bawah perutnya pun dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Namun, nyawanya tidak terselamatkan lagi.

"Awalnya dibawah ke rumah sakit Dadi, namun karena lukanya serius dirujuk ke RS Pelamonia," ujar Yusrizal.

"Sekitar pukul 07.00 Wita, korban (Anzar) dinyatakan meninggal dunia oleh pihak dokter," sambungnya.

Akibat perbuatannya, Uttang dan Bogel dijerat pasal 338, Jo 170 ayat 2 ke 3, Jo 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved