Breaking News:

Tribun Bulukumba

Mantan Kepala BKPSDM Bulukumba Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Korupsi BOK, Bakal Dipecat jadi ASN?

Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, Andi Ade Ariadi, divonis dua tahun empat bulan penjara.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR/FIRKI
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, Andi Ade Ariadi. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, Andi Ade Ariadi, divonis dua tahun empat bulan penjara.

Andi Ade merupakan terdakwa korupsi kasus Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Dinkes Bulukumba.

Berdasarkan informasi, selain Andi Ade, terdakwa lainnya yaitu Ernawati divonis tiga tahun enam bulan, Eko Hindariono satu tahun enam bulan, dan Irna Anggraini satu tahun dua bulan.

Koordinator Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kasus BOK, Andi Thirta Massaguni menegaskan, pihaknya tidak akan melakukan eksepsi terhadap vonis dari hakim.

"Tidak ada eksepsi lagi," singkat Thirta melalui pesan WhatsApp, Jumat (10/12/2021).

Sementara Bupati Bulukumba, Muchtar Ali Yusuf mengaku kasus tak ingin kasus korupsi terjadi di pemerintahannya.

Olehnya itu, ia bakal melakukan pengawasan melekat agar perilaku menyimpang tersebut tak terjadi lagi.

Terkait mekanisme pemecatan ASN yang terlibat korupsi tersebut, ia mengaku akan melihat regulasi terlebih dahulu.

"Kalau pemecatan saya akan ikut regulasinya, seperti apa aturannya," kata dia.

"Yang jelas saya akan melakukan pengawasan melekat agar tidak ada penyimpangan lagi," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved