Breaking News:

Headline Tribun Timur

Erupsi Semeru, 13 Orang Meninggal

Jumlah korban erupsi Gunung Semeru terus bertambah. saat ini Gunung Semeru masih dalam status level II atau waspada.

Editor: Suryana Anas
TRIBUNJATIM.com/ Kukuh Kurniawan
Kondisi Jalan Desa Supiturang yang diselimuti abu Gunung Semeru, Minggu (5/12/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Jumlah korban erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021) siang, terus bertambah.

Berdasarkan data yang diperoleh BNPB sudah ada 13 orang tewas. Namun, baru dua orang yang baru bisa diidentifikasi identitasnya.

“Total ada 13 orang meninggal dunia akibat peristiwa itu. Adapun yang baru teridentifikasi dua orang dari Curah Kobokan dan Kubuan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang,” ucap Plt. Kapusdatin BNPB, Abdul Muhari, Minggu (5/12/2021).

Abdul menuturkan korban luka-luka juga ikut bertambah. Setidaknya, sampai hari ini ada 57 orang. Untuk mereka yang luka-luka ringan ditangani di Puskesmas Penanggal. Sedangkan, mereka yang alami luka bakar dirawat di RSUD Haryoto dan RS Bhayangkara.

"Ada 40 orang dirawat di Puskesmas Pasirian, 7 orang di Puskesmas Candipuro. Serta 10 orang lain di Puskesmas Penanggal di antaranya dua orang ibu hamil,” tutur dia.

Berdasarkan pemantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), saat ini Gunung Semeru masih dalam status level II atau waspada.

Sedangkan, sampai hari ini aktivitas Semeru belum benar-benar stabil.

Bahkan pada Minggu pagi Semeru menggeliat lagi sekitar pukul 09.55 WIB. Membuat warga Dusun Curah Kobokan dan Dusun Kajar Kuning, Desa Supiturang, Pronojiwo, Kabupaten Lumajang panik berhamburan ke luar rumah.

Kala itu langit tiba-tiba mendung. Awan mendung juga tampak menutupi puncak Gunung Semeru.

Tak lama turun hujan abu dengan intensitas sedang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved