Breaking News:

Tribun Bulukumba

Pajak PBB di Bulukumba Menunggak Rp 25 Miliar, Para Kades Diperiksa

Para kepala desa (Kades) di Kabupaten Bulukumba kini berurusan dengan polisi. Itu setelah adanya tunggakan PBB yang mencapai Rp25 Miliar.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
DOK TRIBUN-TIMUR.COM
Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Para kepala desa (Kades) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini berurusan dengan polisi.

Itu setelah adanya tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan alias PBB yang mencapai Rp25 Miliar.

Kasus ini telah diselidiki oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba.

Beberapa kades, kolektor hingga wajib pajak telah dimintai keterangannya oleh polisi.

Tipikor menduga ada indikasi penyimpangan PBB yang telah mengendap mulai tahun 2014 hingga 2020 itu.

Kepala Unit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muh Ali, melalui sambungan telepon, Sabtu (4/12/2021), membenarkan informasi itu.

"Kita mau cari tahu, apakah PBB mengendap di pemerintah desa (Pemdes), kolektor ataukah masih di wajib pajak (warga)," kata Ali.

Untuk menelusuri tunggakan PBB, salah satu yang jadi masalah adalah data objek pajak yang belum tervalidasi dengan baik.

"Makanya tim terpadu verifikasi berkas turun lapangan untuk cek, masalah lain juga banyak yang sudah bayar tapi tidak terinput di sistem," beber Ali.

"Ada juga yang dobel, makanya diverifikasi dulu data di Bapenda biar jelas yang menunggak dan yang tidak," tambahnya.

Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf mengatakan, jika penyelidikan kepolisian memang perintah pemerintah.

Itu setelah tim terpadu yang telah dibentuk pihaknya hanya berhasil menagih Rp 1,9 Miliar.

PBB kata Ketua PAN Bulukumba itu, memang rawan dimanipulasi, sehingga menurutnya sangat perlu diselidiki oleh kepolisian.

"Kita memang yang minta untuk polisi masuk menyelidiki kasus ini, karena memang ini PBB rawan untuk dimaini," singkatnya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved