Tribun Makassar

Bursa Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman Akui Komunikasi Keluarga Nurdin Abdullah

Partai pengusung pasangan Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman (ASS) mulai menyiapkan sejumlah kadernya didorong menjadi Wakil Gubernur Sulsel.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman 

TRIBUN-TIMUR.COM,.MAKASSAR - Partai pengusung pasangan Nurdin Abdullah - Andi Sudirman Sulaiman (ASS) mulai menyiapkan sejumlah kadernya didorong menjadi Wakil Gubernur Sulsel.

Sejumlah nama digadang-gadang layak mendampingi Andi Sudirman Sulaiman memimpin Sulsel.

Diantaranya Ketua DPW PAN Ashabul Kahfi, Ketua DPW PKS Muhammad Amri Arsyid, dan Ketua DPD PDIP Ridwan Andi Wittiri.

Meski begitu, Andi Sudirman Sulaiman punya andil besar siapa yang akan mendampingi dirinya mengendalikan Pemprov Sulsel.

Hanya saja, Sudirman mengaku belum memikirkan hal tersebut.

Ia ingin fokus untuk mengerjakan tugasnya sebagai Plt Gubernur Sulsel.

"Saya fokus kerja saja, saya adalah wakil gubernur, Plt gubernur," ucap Andi Sudirman Sulaiman, Jumat (3/12/2021).

Sudirman menyampaikan, soal pengganti wakil gubernur ada prosesnya. 

"Tanyalah Biro Pemerintahan saya tidak pikir itu. Saya hanya pikir yang terbaik saja untuk sulsel," ujarnya.

Kendati begitu, ia mengklaim komunikasi dengan seluruh partai politik tetap berjalan.

Termasuk dengan keluarga Nurdin Abdullah.

Sebelumnya Kabag Otonomi Daerah (Otda) Biro Pemerintahan dan Otda Setda Pemprov Sulsel, Andi Iqbal mengatakan, merujuk pada Undang-undang Nomor 10 tahun 2016, pengisian jabatan lowong untuk Wakil Gubernur boleh dilakukan jika sisa masa jabatannya lebih dari 18 bulan sejak kosongnya jabatan tersebut.

Sementara masa jabatan pasangan NA-ASS tersisa 1 tahun delapan bulan atau 20 bulan.

Pasangan ini dilantik oleh presiden pada 5 September 2021, artinya mereka sudah menjabat selama tiga tahun 2 bulan.

"Bisa saja (tanpa wakil), tapi di undang-undang 18 bulan akhir masa jabatan sudah tidak bisa lagi mengisi wakil. Kan di 2023, 5 september itukan sudah berakhir," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved