Breaking News:

Unimerz

Prodi Ilmu Komputer Unimerz Jalani Asesmen Lapangan BAN PT

Prodi Sarjana Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar menjalani asesmen lapangan dari BAN PT

Editor: Suryana Anas
Unimerz
Prodi Sarjana Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar menjalani asesmen lapangan┬ásecara daring, Rabu-Kamis (1-212 2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Prodi Sarjana Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar menjalani asesmen lapangan secara daring, Rabu-Kamis (1-2/12/ 2021).

Dalam kegiatan visitasi virtual tersebut, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) mengutus dua orang asesor untuk memeriksa borang Prodi S1 Ilmu Komputer.

Masing-masing, Prof. Ir. Suyoto, M.Sc., Ph.D dan Prof. Dr. Ir. Adit Kurniawan, M.Eng.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Penguatan Kelembagaan Unimerz, Dr. Julia Fitria Ningsih, S.Kep., Ns., M.Kes mengatakan, meski masih terbilang muda, namun capaian-capaian kinerjanya sudah sudah ditunjukan dengan baik kepada universitas.

"Karena Fikom ini sudah memberikan pengembangan sistem informasi di Megarezky," kata Julia usai memberikan sambutan selamat datang kepada asesor pada pembukaan Visitasi Virtual Prodi Ilmu Komputer, Rabu (1/12/2021) dalam rilisnya ke Tribun.

Dengan capaian itu, Julia yakin Prodi Ilmu Komputer akan memperoleh nilai yang terbaik. Namun, Julia tak menampik ada beberapa hal yang menjadi kendala dalam penyusunan borang.

"Karena Ilmu Komputer adalah prodi yang baru, tentu belum punya alumni. Tentu ini menjadi salah satu kelemahan bagi borang S1 Ilmu Komputer," tandasnya.

Namun demikian, hal itu kata Julia bisa tertutupi dengan hadirnya keunggulan-keunggulan dari prodi S1 Ilmu Komputer.

"Tentu kami ingin nilai yang terbaik. Ini bukan saja soal nilai, tapi soal keberlanjutan prodi ini dengan mutu dan kualitas yang baik," tambahnya.

Julia juga mengatakan, meski dilaksanakan secara virtual, namun proses asesmen lapangan ini bisa tetap berjalan maksimal.

Hal ini kata dia, tidak jauh berbeda dengan Asesmen lapangan secara langsung. Dirinya melanjutkan, berbagai upaya telah dilakukan untuk mendorong dan meningkatkan akreditasi prodi.

"Misalnya penerapan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) secara utuh di masing-masing prodi," katanya.

Julia berharap, setelah visitasi ini selesai dan mendapat nilai yang memuaskan, maka harus memenuhi kebutuhan stake holdernya sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved