Breaking News:

Tribun Gowa

Polisi Tangguhkan Penahanan Riyana Korban Pemukulan Satpol PP Gowa, Suaminya Masih Mendekam di Sel

Penyidik Polres Gowa menyetujui penanggugan penahanan terhadap tersangka Amriana atau Riyana penyebar informasi bohong tentang kehamilannya.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Pasangan suami istri (Pasutri) Ivan dan Riyana korban pemukulan oknum Satpol PP Gowa diperiksa sebagai tersangka di Mapolres Gowa, Senin (29/11/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Penyidik Polres Gowa menyetujui penanggugan penahanan terhadap tersangka Amriana atau Riyana penyebar informasi bohong tentang kehamilannya.

Kasi Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan, pihaknya telah menangguhkan penahanan terhadap tersangka AM (Riyana) pada Rabu 1 Desember 2021.

"Iya disetujui penangguhan penahanannya," ujarnya kepada TribunGowa.com, Kamis (2/12/2021).

Hal tersebut setelah kuasa hukum dari pasangan suami istri Nur Halim atau Ivan dan Amriana atau Riyana mengajukan penanggugan penahanan kepada penyidik Polres Gowa.

Hasilnya Kasat Reskrim Polres Gowa menyetujui penangguhan penahanannya.

AKP Tambunan menuturkan bahwa ada beberapa pertimbangan penyidik dalam menyetujui penangguhan tersebut.

"Penangguhan penahanan dilakukan atas dasar kemanusiaan, dimana tersangka memiliki tanggungan 4 orang anak dan 1 diantaranya balita," jelasnya.

Kemudian lanjut Tambunan, tersangka juga mengalami sakit pada bagian perut sesuai hasil USG sebelumnya.

Sementara suami Riayana yakni Ivan (NH) tetap menjalani penahanan di Polres Gowa.

"Perkara tetap lanjut dan diupayakan dilakukan RJS, sementara tersangka NH tetap berada di Polres Gowa menjalani penahanan," terang Tambunan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved