Breaking News:

Tribun Gowa

Operasi Penertiban Pajak di Jalan Tun Abdul Razak, Samsat Gowa Raup Rp117 Juta

Dari 113 unit kendaraan yang diberhentikan oleh petugas, sebanyak 64 unit kendaraan memilih membayar PKB di samsat keliling di lokasi operasi penertib

Samsat Gowa
Unit Pelaksana Teknis Pendapatan (UPTP) Wilayah Gowa Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) atau Samsat Gowa kembali menggelar penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Jalan Tun Abdul Razak, Rabu (1/12/21), Pkl 09.00 hingga Pkl 16.00 Wita. 

TRIBUNGOWA.COM, SUNGGUMINASA - Unit Pelaksana Teknis Pendapatan (UPTP) Wilayah Gowa Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) atau Samsat Gowa kembali menggelar penertiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Jalan Tun Abdul Razak, Rabu (1/12/21), Pkl 09.00 hingga Pkl 16.00 Wita.

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Gowa, Andi Zulkarnain Malik, mengatakan razia yang dibantu personel Satlantas Polres Gowa dan Jasa Raharja Gowa ini menertibkan 113 unit kendaraan yang belum membayar pajak kendaraan.

Dari 113 unit kendaraan yang diberhentikan oleh petugas, sebanyak 64 unit kendaraan memilih membayar PKB di samsat keliling di lokasi operasi penertiban.

64 unit kendaraan itu terdiri dari kendaraan roda empat sebanyak 37 unit dengan pemasukan pajak sebanyak Rp.109.485.621 dan sepeda motor sebanyak 27 unit senilai Rp 7.948.653. Total pemasukan pajak kendaraan ke kas daerah sebesar Rp 117.434.274.

Dalam razia tersebut, petugas kepolisian menilang 13 pengendara yang berkaitan dengan Surat Izin Mengemudi (SIM), 22 kendaraan karena STNK-nya belum disahkan, dan mengamankan dua unit truk dan dua unit sepeda motor.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Zulkarnain Malik mengimbau kepada pengguna jalan untuk memanfaatkan insentif pajak atau penghapusan denda pajak kendaraan dengan segera membayar pajak kendaraannya.

“Penghapusan denda ini hanya berlaku sampai tanggal 30 Desember 2021 dan tidak akan diperpanjang lagi,” katanya.

Pemprov Sulsel memberikan insentif pajak kendaraan bermotor dan insentif bea balik nama kendaraan bermotor.

Insentif ini diberikan khusus untuk masyarakat Sulsel agar kewajiban pajak mereka berkurang.

Sehingga sumber dana masyarakat bisa dimanfaatkan untuk sektor produktif yang bisa lebih mendorong pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi Covid-19.

Pemberian insentif pajak ini diatur dalam Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan nomor 2421/XI/Tahun 2021 tentang Pemberian Insentif Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di Provinsi Sulawesi Selatan yang ditandatangani di Makassar, Senin (8/11/2021).

Pemberian Insentif pajak ini mulai berlaku sejak ditetapkan (8/11/2021) dan akan berakhir pada (30/12/2021).

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved