Breaking News:

Percepat Penurunan Angka Stunting, BKKBN & Aliyah Mustika Ilham Libatkan Anak Muda

Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham bersama BKKBN menggelar sosialisasi pencegahan stunting di wisata kebun Kabupaten Gowa

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Suryana Anas
Tim Aliyah Mustika Ilham
Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham bersama BKKBN gelar sosialisasi penguatan peran serta mitra kerja dan stakholder dalam implementasi dalam kegiatan prioritas pembangunan keluarga melalui sosialisasi pencegahan stunting di wisata kebun Kabupaten Gowa, Senin (29/11/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham bersama BKKBN menggelar sosialisasi penguatan peran serta mitra kerja dan stakholder dalam implementasi dalam kegiatan prioritas pembangunan keluarga melalui sosialisasi pencegahan stunting.

Kegiatan ini melibatkan kawula muda, masyarakat umum, serta tokoh-tokoh masyarakat di Kabupaten Gowa, dan digelar di wisata kebun Kabupaten Gowa, Senin (29/11/2021).

Menurut Aliyah, anak muda yang hadir kedepannya akan menjadi calon pengantin dan memiliki anak. Sehingga pemahaman dasar tentang Stunting harus diketahui sejak dini menjelang pernikahan.

Dalam sosialisasi tersebut, dipaparkan tiga sasaran dalam upaya percepatan penurunan stunting yakni, calon pengantin, ibu hamil, dan ibu yang memiliki balita.

"Penurunan stunting menjadi prioritas, agar sumber daya manusia dapat ditingkatkan," tutur Aliyah dikutip dari rilis yang diterima Tribun Timur, Selasa (30/11/2021).

Hal senada diungkapkan Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN RI, Ahmad Taufik S.Kom,MAP tentang pentingnya peningkatkan sumber daya manusia.

"Indonesia kaya akan sumber daya alam, namun ironis Indonesia belum termasuk negara unggul. Sumber daya alam bukan satu satunya faktor untuk menjadi negara unggul, yang menentukan adalah sumber daya manusianya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Prov Sulsel, Dra Hj Andi Ritamariani, M.Pd menambahkan terkait kehadiran BKKBN untuk memberikan edukasi kepada calon pengantin.

"Hingga saat ini belum ada sekolah khusus untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana menyiapkan diri menjadi orang tua, untuk itu BKKBN hadir memberikan pendampingan agar anak-anak yang lahir nantinya dapat tumbuh kembang secara sempurna. Pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang sangat diperlukan," tuturnya.

Sosialisasi ini pun dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kab Gowa, Sofyan Daud, S.Sos, M.Si.

Laporan Wartawan Tribun Timur Desi Triana

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved