Breaking News:

Tribun Gowa

Padahal Korban Pemukulan Satpol PP Gowa, Kenapa Pasutri Pemilik Warkop Ditahan? Kata Pakar Hukum

Tapi publik seolah-olah digiring bahwa apa yang dilakukan (Ivan dan Riyana) benar tetapi muncul bukti baru sebenarnya dia tidak hamil.

Padahal Korban Pemukulan Satpol PP Gowa, Kenapa Pasutri Pemilik Warkop Ditahan? Kata Pakar Hukum
dok pribadi
Pakar Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Hambali Thalib

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Tersangka pasangan suami istri (Pasutri) Ivan dan Riyana korban pemukulan oknum Satpol PP Gowa resmi ditahan di Mapolres Gowa, Senin (29/11/2021).

Keduanya ditahan seusai jalani pemeriksaan di Mapolres Gowa.

Mereka diperiksa di ruang Unit III Tipidter Polres Gowa.

Jadi korban pemukulan Satpol PP Gowa, kenapa justru pasutri ini ditahan?

Penyidik Satreskrim Polres Gowa menetapkan pasangan suami istri Ivan (26) dan Riyana (33) sebagai tersangka pasca viral di Medsos terkait berita bohong tentang kehamilannya saat dan pasca mengalami penganiayaan oleh oknum Satpol PP Gowa beberapa bulan lalu.

Pasangan suami istri (Pasutri) Ivan dan Riyana korban pemukulan oknum Satpol PP Gowa diperiksa sebagai tersangka di Mapolres Gowa, Senin (29/11/2021).
Pasangan suami istri (Pasutri) Ivan dan Riyana korban pemukulan oknum Satpol PP Gowa diperiksa sebagai tersangka di Mapolres Gowa, Senin (29/11/2021). (TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID)

Kini keduanya resmi ditahan seusai menjalani pemeriksaan di Mapolres Gowa.

Pakar Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Hambali Thalib angkat bicara.

Dia mengatakan pada awalnya publik seolah-olah menggiring kasus ini bahwa Satpol PP terlalu represif.

Namun, diperjalanan kasus itu banyak terekspos kebohongan disampaikan korban seperti kehamilan.

Ditanyai apakah pada saat korban dianiaya bisa melakukan pembelaan diri?

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved