Breaking News:

Tribun Toraja

Harga Tanah di Toraja Mahal, Bikin Investor Kabur

Bukannya mendorong perekonomian, mahalnya tanah ini berdampak pada kurangnya investor masuk ke Toraja. 

Penulis: Tommy Paseru | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/TOMMY PASERU
Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Tana Toraja, Marlin 

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Harga tanah di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan mahal.

Tingginya harga tanah ini berdampak pada perputaran ekonomi. 

Bagaimana tidak, beberapa investor seperti perusahaan properti tak melirik daerah ini.

Menurut Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tana Toraja, Marlin, salah satu faktor yang mempengaruhi harga tanah selangit ialah pengaruh budaya masyarakat Toraja. 

Ditambah lagi ketersediaan bidang tanah yang kurang.

"Faktor budaya, karena rata-rata lahan di Toraja ini milik Tongkonan," katanya di Makale Selasa (30/11/2021) sore. 

"Itu salah satu pemicu harga bidang tanah tinggi," lanjutnya.

Marlin mengungkapkan, harga ril sebidang tanah di Toraja bernilai Rp 10 juta per meternya. 

Harga ini belum termasuk lahan yang berada di wilayah bisnis atau perkotaan. 

Sehingga bukannya mendorong perekonomian, mahalnya tanah ini berdampak pada kurangnya investor masuk ke Toraja. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved