PSM Makassar
Persipura Waspadai Kebangkitan PSM di Bawah Asuhan Syamsuddin Batola, Ingat Momen Piala Menpora 2021
PSM Makassar bersama Syamsuddin Batola tampil agresif di Piala Menpora 2021 lalu dan ini dikhawatirkan Persipura Jayapura
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Syamsuddin Batola mengambil kendali nakhoda skuat PSM Makassar.
Tantangan pertamanya bersama PSM di depan mata, melawan Persipura Jayapura pada laga bertajuk Derby Indonesia Timur di pekan ke-14 Liga 1 Indonesia 2021/2022.
Pertandingan PSM vs Persipura ini bakal berlangsung, Sabtu (27/11/2021), Pukul 21.30 Wita.
Syamsuddin Batola yang juga eks pemain yang mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia 1999/2000 untuk PSM ini dipercaya sebagai pelatih sementara skuat Laskar Pinisi.
Penunjukan dirinya lantaran manajemen PSM memecat Milomir Seslija selaku pelatih kepala, Kamis (25/11/2021) kemarin.
Syamsuddin Batola tentu bukanlah juru taktik baru yang bergabung dengan PSM.
Bersama Milomir ia berstatus sebagai asisten pelatih, begitupun pelatih sebelumnya, Robert Rene Alberts, ia sempat mendampingi pula sebagai asisten.
Di tarik ke belakang, pada turnamen pramusim bertajuk Piala Menpora 2021, Batola menunjukan kebolehannya meracik skuat.
Tanpa diperkuat legiun asing, kala itu Batola mampu membawa PSM melaju hingga babak semifinal.
Namun tantangan yang dihadapi hari ini tentu jauh berbeda.
Sebab PSM memiliki beban serius untuk memutus hasil tanpa kemenangan dari tiga laga terakhir Liga 1 2021/2022.
“Situasinya tentu berbeda tetapi kami yakin dengan pendekatan tradisi dan prinsip dasar permainan PSM, Coach Batola bisa memberikan hasil terbaik melawan Persipura,” terang Sekretaris Jenderal (Sekjend) The Maczman, Mustafa, Jumat (26/11/2021).
Syamsuddin Batola mengatakan telah persiapkan tim lawan Persipura.
Penunjukannya sebagai Carateker tak dijadikan beban.
Melainkan sebagai motivasi untuk bisa mendapatkan kemenangan.
"Ini menjadi cambuk untuk saya, bagaimana caranya meraih hasil maksimal," ucapnya dalam konferensi pers secara virtual sebelum laga PSM vs Persipura, Jumat (25/11).
Batola menekankan kepada seluruh pemain untuk tampil biasa. Ada pun pergantian sejumlah pemain dalam tim adalah hal biasa.
"Saya tekankan kepada pemain untuk tampil seperti biasa, normal," ungkap mantab Pelatih Persim Maros ini.
PSM pun mencoba bangkit ketika bertemu Persipura Jayapura pada pekan ke-14 Liga 1 2021-2022.
Pertemuan kedua tim bakal tersaji di Stadion Sultan Agung, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Laskar Pinisi ingin mengakhiri tren negatif di pertandingan terakhir.
Pasalnya, PSM harus dua kali menelan kekalahan dan sekali bermain imbang.
Hal ini pun berdampak kepada posisi pelatih klub, Milomir Seslija.
Manajemen PSM dan pelatih asal Bosnia Herzegovina ini memutuskan mengakhiri kerja sama.
Sebab, Wiljan Pluim cs harus puas berada di peringkat 10 dengan 17 poin.
Tertinggal enam poin dari Persebaya Surabaya di peringkat 5 dengan poin 23.
Sementara terpaut 12 poin dengan Bhayangkara FC di puncak klasemen dengan 29 poin.
Syamsuddin Batola mengatakan telah mempersiapkan tim.
Semuanya, telah siap untuk laga menghadapi Persipura dengan segala kekuatan dan keyakinan yang dimiliki skuatnya.
"Setelah pekan lawan PSIS kita sudah mulai latihan dan melakukan persiapan untuk lawan Persipura. Kami dari tim pelatih dan pemain sudah siap hadapi pertandingan besok (hari ini)," tegasnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (26/11/2021).
Batola menilai Persipura merupakan tim yang bagus.
Apa lagi, setelah pergantian pelatih dari Jacksen F Tiago ke Alfredo Vera.
Penampilan Mutiara Hitam berada dalam tren positif. Berhasil meraih kemenangan dari Persikabo 1973 dengan skor 2-1.
"Tim Persipura bagus. Walau mereka sempat kesulitan karena memang menggunakan pemain muda, jadi perlu proses. Setelah pergantian trennya mulai naik dan ini harus diwaspadai," ucap mantan pemain PSM yang membawa PSM juara Liga Indonesia musim 1999-2001 ini.
Secara individual, pemain Persipura sangat bagus.
Namun, ia tak akan menerapkan penjagaan khusus kepada salah satu pemain.
"Yang terdekat dengan pemain, harus diwaspadai, karena mereka berbahaya," terang Batola.
Pemain PSM, M Arfan menambahkan, lawan Persipura rekan setimnya telah siap.
Menurut dia, melawan Persipura tidaklah mudah.
Klub kebanggaan masyarakat Jayapura itu merupakan tim bagus.
"Lawan Persipura, seluruh pemain sudah siap. Kita tahu pertandingan besok tidak mudah, karena Persipura tim yang bagus," tuturnya.
Kendati demikian, ia bersama rekan setimnya sudah tahu apa yang harus dilakukan pada pertandingan besok. Harapannya, bisa raih hasil maksimal.
"Seluruh pemain PSM sudah tahu apa yang harus dilakukan di pertandingan besok, demi mendapatkan hasil diharapkan," pungkas pemain nomor punggung 48 ini.
Persipura Waspada Kebangkitan PSM
Kendati PSM dalam keadaan sulit, Pelatih Persipura, Alvredo Vera menganggap itu bukan suatu keuntungan bagi timnya.
Menurut dia, PSM pasti tetap mengincar kemenangan. Jadi dia ingin lebih fokus mempersiapkan tim.
"Saya pikir itu bukan keuntungan. PSM pasti juga ingin menang. Semua akan terjadi di lapangan, ketika memasuki lapangan ingin hasil positif. Kita harus fokus. Pelatih pengganti pasti punya strategi untuk bisa menang," tuturnya.
Pelatih berkewarganegaraan Argentina menyebut, PSM punya pemain bagus. Ada Willem Jan Pluim yang selalu berbahaya di depan gawang lawan.
"Pluim selalu berbahaya di depan gawang lawan," sebutnya.
Alfredo Vera telah siapkan tim terbaik.
Apa lagi tak ada pemain cedera.
"Pemain dalam motivasi meningkat usai menang kemarin," ucapnya.
Dia berharap, usaha dan kerja keras disertai jalankan strategi dengan baik bisa raih hasil maksimal lawan PSM.
"Kita harus berusaha keras menjalankan strategi di lapangan. Saya fokus dengan apa yang kita lakukan, dijalankan dengan baik, pertandingan seru dan semoga bisa dapat hasil maksimal," ucapnya.
Persipura harus kehilangan Todd Ferre selama 12 bulan. Pemain nomor 46 harus menerima sanksi larangan bermain dari PSSI.
Hal itu lantaran Todd Ferre yang bermain sebagai pengganti menerima kartu merah dari wasit Sigit Budiyanto pada menit ke 90+7 akibat protes keras.
Sigit mengesahkan gol Ricky Fajrin di menit 90+7, padahal perpanjangan waktu hanya empat menit.
Sang juru taktik, Alfredo Vera mengaku kerugian besar karena kehilangan Todd Ferre yang memiliki kualitas yang bagus.
"Kita rugi besar. Saya suka permainan dia, senang saya bisa latih dia, tapi sampai di sini dia kena sanksi," ujarnya.
Menurut Alfredo Vera, walau pemain 22 tahun itu bermasalah atau berbuat salah, jangan diberi hukuman seperti itu.
“Dia masih muda. Indonesia harus jaga pemain yang punya potensi. Harus ajarkan untuk tidak melakukan kesalahan. Jangan kena sanksi seperti itu," bebernya.
Prakiraan Pemain PSM vs Persipura:
PSM:
Hilman Syah, Serif Hasic, Hasim Kipuw, Zulkifli Syukur, Abdul Rachman, Sutanto Tan, M Arfan, Willem Jan Pluim, Ilham Udin Armaiyn, Yakob Sayuri, Anco Jansen
Persipura:
Fitrul Dwi Rustapa, Brian Fatari, Muhammad Tahir, Wulf Horota Nelsom Alom, G Mandowen, Hedipo Gustavo, David Rumakiek, Yohanes Pahabol, Takuya Matsunaga, Yevhen Bokhashvili.(*)