Breaking News:

Tribun Maros

VIDEO: 4100 Pekerja Keagamaan di Maros Bakal Dilindungi BPJamsostek

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar program sosialisasi jaminan sosial dan fasilitas kesejahteraan pekerja. 

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar program sosialisasi jaminan sosial dan fasilitas kesejahteraan pekerja. 

Sosialisasi ini menggandeng dua penyelenggara jaminan sosial yaitu BPJamsostek dan BPJS Kesehatan.

Program penyadaran badan usaha dalam memberikan jaminan sosial kepada pekerja ini berlangsung di Baruga B Kantor Bupati Maros, Rabu (25/11/2021). 

Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, ini adalah upaya untuk meningkatkan perlindungan sosial. 

"Penting bagi badan usahan mengetahui pentingnya memberikan jaminan sosial. Saat bekerja, kemungkinan terjadinya resiko selalu ada," katanya

Menurutnya, pemenuhan jaminan sosial bagi pekerja sangatlah penting.

"Hanya saja jika badan usaha sudah mendaftarkan pekerjanya dalam jaminan sosial, resiko yang terjadi ini bisa disikapi dengan sesuatu yang terbaik," lanjutnya.

Perusahaan yang tidak memberikan jaminan sosial bagi pekerjanya akan mendapatkan sanksi. 

Pemda akan memberikan teguran kepada perusahaan, jika masih juga membandel pihaknya akan memutus izin usahanya.

"Ini ajang mempertemukan dan menyamakan persepsi kita. Memberikan jaminan sosialkan tidak terlalu mahal. Cukup Rp 10 ribuan, pekerja kita sudah bisa menikmati jaminan ketenagakerjaan. Kendalanya hanya sisa menunggu etikat baik dari pimpinan perusahaan," imbuhnya.

Peserta yang ikut dalam sosialisasi ini adalah pimpinan dari 50 Badan Usaha. 

Peserta ini terdiri dari OPD TNI, Badan Usaha dari Kecamatan Turikale, Lau, Mandai, Tanralili, dan Tompobulu. 

Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) BPJamsostek, Aminah Arsyad merasa sangat senang dengan dukungan baik dari Pemda Maros

Penanganan kepesertaan badan usaha, honorer, dan aparat desa yang ada di Kabupaten Maros tahun 2021 telah mencapai angka 75 persen.

"Sudah tercover 75 persen untuk tahun 2021. Karena resopn Pemda yang sangat baik, semoga di tahun 2022 coveragenya bisa naik hingga 80 persen," ungkapnya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved