Breaking News:

Headline Tribun Timur

Screening Wajah untuk Calon Anggota KPU dan Bawaslu

Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menerapkan screening wajah

Editor: Suryana Anas
Larasati Dyah Utami/Tribunnews.com
Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kepala Staf Presiden (KSP), Juri Ardiantoro. Juri Ardiantoro ditetapkan menjadi ketua tim seleksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menerapkan screening wajah pada tahapan seleksi tes tertulis, penulisan makalah, dan psikologi dasar.

Hal ini terlihat saat hari pertama pelaksanaan dengan agenda tes tertulis dan penulisan makalah yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIEXPO), Rabu (24/11/2-021).

Sesuai jadwal, tes ini akan berlangsung selama dua hari dengan agenda terakhir yakni tes psikologi dasar.

Ketua Timsel Juri Ardiantoro menjelaskan, penerapan screening wajah merupakan salah satu strategi untuk memastikan proses seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu berjalan jujur.

Upaya ini untuk menghindari potensi kecurangan yang mungkin bisa terjadi.

Dengan alat itu, penyelenggara hendak memastikan setiap peserta yang masuk ke ruang ujian merupakan mereka yang telah terdaftar dan lulus seleksi administrasi.

“Setiap mau masuk ruangan ada monitor yang kita bisa masang muka kita, dan kemudian dipindai (atau) discan dan akan keluar identitas kita sesuai yang ada di KTP,” ujar Juri.

Selain itu, Juri menuturkan, tes ini merupakan salah satu rangkaian dari tahapan seleksi calon anggota KPU dan Bawaslu.

Kepada para peserta, dirinya mengimbau agar mengikuti seluruh proses seleksi dengan baik.

Hingga pada akhirnya nanti, lanjut Juri, Tim Seleksi akan memilih 14 orang untuk calon anggota KPU dan 10 orang calon anggota Bawaslu yang kemudian diserahkan kepada presiden.

Juri berharap, calon anggota yang nantinya terpilih merupakan orang yang memiliki integritas tinggi.

Hal itu penting dimiliki anggota KPU dan Bawaslu mengingat perannya sebagai fasilitator kontestasi Pemilu.

Selain itu, mereka yang terpilih diharapkan dapat menjadikan KPU dan Bawaslu sebagai organisasi yang kuat dan mampu membangun perbaikan Pemilu serta demokrasi Indonesia di masa mendatang.

Ditegaskan, untuk menghindari penyebaran Covid-19 pihaknya mewajibkan agar para peserta yang hadir telah divaksin Covid-19.

Selengkapnya, silakan baca melalui Harian Tribun Timur edisi Kamis 25 November 2021.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved