Breaking News:

Opini Tribun Timur

Revitalisasi Peran Guru di Era Transformasi Digital

Pendidikan datang dari manusia, dilakukan oleh manusia dan ditujukan untuk menjaga dan mempertahankan eksistensi kemanusiaannya.

Editor: Sudirman
Dok Pribadi Mukhlisin
Mukhlisin, Dosen Politeknik Bosowa 

Mukhlisin

Dosen Politeknik Bosowa/ Kandidat Doktor Universitas Negeri Makassar

Pendidikan datang dari manusia, dilakukan oleh manusia dan ditujukan untuk menjaga dan mempertahankan eksistensi kemanusiaannya.

Sejalan dengan hal itu, John Dewey berpendapat bahwa pendidikan sebagai salah satu kebutuhan hidup manusia (education as necessity of life), sebagai fungsi sosial (education sosial function).

Sebagai pedoman atau bimbingan (education as direction), sebagai sarana pertumbuhan (education as growth) yang mempersiapkan dan membentuk peserta didik menjadi sempurna.

Sehinga pada akhirnya akan memperbaiki kehidupannya di masa depan, dan proses ini hanya dapat dicapai lewat transmisi.

Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen menjelaskan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Selain dituntut memiliki kompetensi pedagogik (pengajaran) yang baik, guru juga dituntut harus memiliki kompetensi profesional, sosial, dan kepribadian.

Kompetensi profesional terlihat dari relevansi keilmuan guru dengan apa yang diajarkannya. Kompetensi sosial tidak terlepas dari kodrat manusia sebagai makhluk sosial.

Sedangkan kompetensi kepribadian dapat dibutuhkan untuk memahami dan melihat perkembangan psikologis, fisiologis, dan pedagogis peserta didiknya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved