Breaking News:

Polbangtan Gowa

Mahasiswa Polbangtan Gowa Pendampingan Food Estate di Sumba Tengah

Program Food Estate merupakan upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional. Potensi ini mendapatkan dukungan dari Polbangtan

Editor: Suryana Anas
Polbangtan Gowa
Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa terlibat dalam kegiatan pendampingan food estate yang terletak di Desa Wai Rasa, Kec. Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Program Food Estate merupakan upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Potensi ini mendapatkan dukungan dari Polbangtan yang berada di bawah naungan Kementerian Pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, meminta pemerintah daerah dan petani bisa mengoptimalkan potensi lumbung pangan (food estate).

“Food Estate merupakan  implementasi arahan Presiden Joko Widodo untuk menyediakan ketersediaan pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia,” ujarnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan food estate juga bertujuan meningkatkan produksi pertanian Indonesia.

"Kita dukung food estate dengan meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan kapasitas SDM pertanian sekitar lokasi food estate. Caranya, dengan berbagai pelatihan, bimtek, dan lainnya," katanya.

Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa sebagai Unit Pelaksana Tugas Pendidikan di bawah BPPSDMP, juga terlibat dalam kegiatan pendampingan food estate yang terletak di Desa Wai Rasa, Kec. Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah.

Mahasiswa Polbangtan Gowa yang mengikuti kegiatan Pendampingan Food Estate, melakukan pengukuran dan pengolahan sawah bersama penyuluh dan kelompok tani Abumoumu di lahan FE yang berada di Wai Rasa pada Selasa, 23 November 2021. 

Kegiatan pengukuran dan pengolahan lahan dilakukan dengan menggunakan suatu aplikasi bernama Fields Area Measure Free yang bertujuan untuk menghitung luas tanah dengan menggunakan aplikasi GPS menjadi pilihan terbaik. 

Aplikasi ini membantu pengukuran lahan lebih akurat dan cepat, caranya hanya dengan berjalan. Kegiatan dilanjutkan dengan pengolahan lahan untuk penanaman padi dengan menggunakan bantuan traktor yang bertujuan untuk membantu petani mengolah lahan petani sehingga produktivitas dapat meningkat. 

Dengan adanya pendampingan food estate melalui penerapan teknologi dan inovasi baru, contohnya pengukuran lahan dengan aplikasi bernama Fields Area Measure Free yang dilaksanakan oleh penyuluh dan mahasiswa Polbangtan Gowa petani sangat terbantu. 

"Kami para petani kecil sangat terbantu dengan adanya program food estate. program ini sangat luar biasa dan berjalan sudah 2 tahun. Para petani sangat terbantu dengan mendapat bantuan baik berupa benih, pupuk, dan alsintan bagi petani kecil. Olehnya itu, harapan kami semoga kegiatan food estate dapat terus berlanjut di Kabupaten Sumba Tengah," ujar Ketua Kelompok tani Abumoumu.

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved