Breaking News:

Tribun Makassar

VIDEO: Rapat Penentuan UMK Makassar Ricuh

Rapat penentuan Upah Minimum Kota (UMK) Makassar diwarnai kericuhan. Para buruh menyerobot ke ruang rapat Dewan Pengupahan

Penulis: Siti Aminah | Editor: Suryana Anas

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rapat penentuan Upah Minimum Kota (UMK) Makassar diwarnai kericuhan, Rabu (23/11/2021).

Para buruh atau pekerja yang melakukan aksi di Depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Makassar menyerobot ke ruang rapat Dewan Pengupahan yang sedang merumuskan UMK Makassar.

Padahal, rapat penentuan UMK Makassar masih sedang berlangsung di ruang rapat lantai 3 Disnaker Makassar.

Di dalam ruangan tersebut ada Kepala Dinas Tenaga Kerja Nielma Palamba beserta staf dinas tenaga kerja lainnya.

Kemudian ada perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Makassar.

Serta perwakilan asosiasi buruh/pekerja dan stakeholder terkait.

Rapat digelar secara tertutup, bahkan pintu masuk ruang rapat ditempelkan kertas bertuliskan 'rapat tertutup khusus dewan pengupahan yang tidak berkepentingan dilarang masuk'.

Sebelumnya para buruh atau pekerja yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Rakyat (Alpar) melakukan aksi di depan Kantor Disnaker Makassar sekira pukul 10.30 WITA.

Mereka menolak penetapan upah berdasarkan formula PP 36 Tahun 2021 Cabut UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

Jendral Lapangan, Taufik mengatakan, UU Omnibus Law atau UU Cipta Kerja yang telah disahkan pada tanggal 05 Oktober 2020 tahun lalu merupakan bentuk atau upaya pemerintah dalam melakukan upaya penjajahan modern terhadap rakyatnya.  

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved