Breaking News:

Tribun Sinjai

TPA Menggunung, Sekretaris DLH Sinjai Evikasim Noor: Tolong Pak Dewan Bantu Kami Agar Ada Lahan Baru

Selain menggunung, sampah ini juga sudah mengeluarkan gas metan dan berpotensi mencemari tanaman perkebunan yang ada di sekitarnya.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
tribuntimur.com/samba
Foto- Sampah sudah menggunung di TPA Kampala, Kecamatan Sinjai Timur, Rabu (24/11/2021)/SAMBA  

Atas menggunungnya sampah di TPA Kampala, pemerhati lingkungan hidup mulai soroti Pemkab.

Tak hanya itu, anggota DPRD Sinjai ikut memanggil pihak DLHK terkait masalah itu.

" Saat kami dipanggil, saya katakan tolong Pak Dewan bantu kami penganggaran agar ada lahan baru," kata Evikasim Noor.

Ia juga curhat agar tim anggaran Pemkab Sinjai bersama DPRD menyiapkan peralatan pengolahan sampah moderen.

Evikasim Noor berencana mengajak anggota DPRD di Sinjai melihat pengelolaan sampah secara moderen agar lokasi TPA tidak cepat penuh di daerah lain. 

Butuh Peralatan Bernilai Miliaran Rupiah

Evikasim Noor mengungkap bahwa DLHK tengah membutuhkan peralatan yang harganya miliaran rupiah.

Alat itu akan digunakan mengolah sampah, separub bisa digunakan pupuk, separuh bisa digunakan bahan meuble.

Dengan cara itu, DLHK bisa menambah PAD Sinjai.

Saat ini DLHK dituntut mampu menghasilkan Rp 150 juta dari sampah.

Hanya saja, kata Evikasim Noor sulit mencapai hal itu sebab banyak warga dan ada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sinjai yang tidak taat bayar retribusi bayar sampah.

Atas masalah itu, ia berharap kepada DPRD Sinjai mencarikan solusi.

Sebelumnya pengelola sampah DLHK Sinjai disorot masyarakat Sinjai Selatan setelah sampah dibiarkan penuh di truk kontainer. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved