Breaking News:

Reuni 212

Seminggu Jelang Reuni 212, Pemprov DKI Jakarta Tutup Monas, Polri Fokus Pengamanan di Patung Kuda

Polri mulai mengantisipasi pelaksanaan Reuni Aksi 212 yang direncanakan berlangsung pada (2/12/2021) mendatang.

Kompas.com
VIDEO: Reuni 212 Disebut Agenda Politik dari Oposisi, MUI Nilai Melenceng dari Kegiatan Keagamaan 

Karena itu, dia meminta massa tetap memperhatikan protokol kesehatan dan tetap menjaga keamanan selama kegiatan digelar.

"Untuk masyarakat harus menerapkan prokes khususnya menggunakan masker dan tetap bersama menjaga sit kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) Jakarta," tandasnya.

Pemprov DKI Arahkan ke Patung Kuda

Rekam Jejak Ahmad Riza Patria, Cawagub DKI Jakarta Usulan Partai Gerindra
Rekam Jejak Ahmad Riza Patria, Cawagub DKI Jakarta Usulan Partai Gerindra (Tribunnews.com/ Ferdinand Waskita)

Baca juga: Cari Yatim Piatu Gegara Covid-19 di Indonesia, Andi Amran Sulaiman: dari Sulsel, ke Timur Lalu Jawa

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap, reuni Presidum Alumni ( PA ) 212 yang akan digelar (2/12/2021) tidak menimbulkan klaster Covid-19.

"Mudah-mudahan tidak menimbulkan klaster baru tidak ada gelombang ketiga di DKI Jakarta," kata Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/11/2021).

Riza juga berharap agar massa aksi Reuni 212 bisa mempertimbangkan kembali rencana gelaran itu.

Karena saat ini, kata Riza, DKI Jakarta masih berstatus dalam pandemi Covid-19 dan masih terus menekan laju kasus Covid-19.

"Harapan saya seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan itu mohon diperhatikan dan dipertimbangkan. Apalagi kegiatan (Reuni 212) tersebut melibatkan jumlah masa yang sangat besar," tutur Riza.

Front Pembela Islam (FPI) Ngotot gelar reuni 212 jika pemerintah tetap membiarkan adanya kerumunan saat Pilkada 2020
Front Pembela Islam (FPI) Ngotot gelar reuni 212 jika pemerintah tetap membiarkan adanya kerumunan saat Pilkada 2020 (istimewa)

Tindakan Pemprov DKI Jakarta sudah tegas untuk sementara kawasan Monumen Nasional (Monas) tidak bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat umum.

Namun apabila peserta aksi akan menggunakan spot Patung Kuda Arjuna Wijaya, PA 212 disarankan untuk mengajukan ke Polda Metro Jaya.

"Silakan sampaikan saja ke Polda Metro Jaya, ada respons dan jawaban yang bijak dari Polda Metro," ucap dia.

(Tribunnews.com/Kompas.com/TribunTimur.com)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved