Breaking News:

Tribun Wajo

Pembangunan Pasar Tempe Wajo Terancam Mangkrak

Pembangunan Pasar Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, terancam mangkrak. Kementerian PUPR melayangkan surat rencana pemutusan kontrak

Humas Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Amran Mahmud saat meninjau progres pembangunan Pasar Tempe, pada awal September 2021 lalu 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Pembangunan Pasar Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, terancam mangkrak.

Pasalnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) telah melayangkan surat berisikan informasi terkait rencana pemutusan kontrak pembangunan Pasar Tempe ke Bupati Wajo, Amran Mahmud.

Dalam surat tersebut, pemutusan kontrak pembangunan Pasar Tempe dilakukan pada Rabu (24/11/2021).

Amran Mahmud tak menampik hal itu. Bahkan, dirinya sangat menyangkan rencana pemutusan kontrak pembangunan pasat yang terbakar pada Agustus 2019 silam itu.

"Intinya bahwa kita berharap pembangunan ini tetap berjalan dan segera dinikmati masyarakat. Setelah kebakaran lalu, kita langsung merelokasi ke pasar darurat, kita sudah mengawal apa yg menjadi kebutuhan, kita berharap pembangunan yang sementara berjalan ini tidak terbengkalai dan bisa segera berlanjut," katanya, Selasa (23/11/2021) kemarin.

Amran Mahmud menyebutkan, dari surat tembusan yang diterimanya, ada sejumlah alasan pemutusan kontrak pembangunan yang dilakukan Kementerian PUPR.

"Alasan di persuratan, yang kami terima, tembusan kepada kami itu ada proses lelang yang menjadi temuan, dan mungkin juga ada dalam capaian pekerjaan, termasuk kualitas pekerjaan masuk pertimbangan," katanya.

Meski demikian, Amran Mahmud tak ingin masuk dalam ranah tersebut. "Kami tidak masuki karena ada SOP-nya. Ada yang berwenang melakukan audit," sambungnya.

Pasca informasi itu, Amran Mahmud menunjuk Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Armayani untuk melakukan komunikasi terkait langkah-langkah strategis yang perlu diambil apabila kontrak diputus.

"Saya belum tahu perkembangannya, karena saya tugaskan Bu Sekda kemarin untuk komunikasi bagaimana tindak lanjut yang ada," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved