Breaking News:

PSM Makassar

Kontrak Bojan Hodak di Malaysia Berakhir Awal Tahun Depan, Akan Kembali ke Makassar?

Masih ingat Bojan Hodak? Mantan pelatih PSM Makassar itu, kini melatih Kuala Lumpur United FC

Editor: Muh. Irham
Instagram @bojanhodak_coach
Mantan pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak kabarnya kontraknya tidak diperpanjang di Malaysia. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Masih ingat Bojan Hodak? Mantan pelatih PSM Makassar itu, kini melatih Kuala Lumpur United FC, salah satu tim promosi Divisi Utama di Malaysia.

Sebelum melatih Kuala Lumpur United FC, Bojan Hodak menjadi pelatih PSM Makassar. Akan tetapi karena tahun 2020 lalu, kondisi sepakbola Indonesia tak kunjung ada kepastian, Bojan Hodak memilih hengkang ke Malaysia.

Pelatih asal Kroasia ini diketahui baru pada awal musim 2020 diangkat menjadi juru taktik bagi PSM Makassar.

Diketahui kontrak Bojan Hodak di Malaysia hanya satu musim yakni hingga awal 2022 mendatang. Santer terdengar jika kontrak pelatih berusia 49 tahun tersebut tak diperpanjang.

Pada waktu yang berdekatan, Liga 1 2021 di Indonesia memasuki jendela transfer di pertengahan Desember 2021 atau penghujung tahun 2021.

PSM Makassar sendiri hingga saat ini masih berkutat dengan inkonsistensi permainan. Saat ini, tim asuhan Milomir Seslija bertengger di urutan ke-10 dengan 17 poin hasil dari 4 kali menang 5 kali seri, dan empat kali kalah.

Di tengah permainan PSM Makassar yang tidak memuaskan, sejumlah suporter PSM Makassar menyerukan evaluasi besar-besaran tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur tersebut di bursa transfer mendatang.

Salah satu yang diminta dievaluasi adalah kursi pelatih yang kini dijabat oleh Milomir Seslija.

Kekalahan PSM Makassar atas PSIS Semarang menimbulkan reaksi keras di kalangan suporter Laskar Pinisi.

Tagar #MiloOut pun membanjiri kolom komentar akun instagram PSM usai laga, Senin (22/11) malam.

Reaksi ini tentu tak berlebihan. Mengingat dalam tiga pertandingan terakhir, Wiljan Pluim gagal meraih sekalipun kemenangan.

Inkonsistensi penampilan PSM sejak seri I hingga seri III Liga 1 Indonesia 2021/2022 ini seperti menjadi kebiasaan yang tak kunjung berubah.

"Permainan PSM tak banyak mengalami peningkatan, bahkan semakin terlihat tak terorganisir," terang Presiden Red Gank, Sul Dg Kulle.

Kekalahan dari PSIS Semarang ini menjadi kekalahan keempat PSM musim ini.

Menarik ditunggu apakah manajemen PSM Makassar akan melakukan evaluasi kepada Milo dan kembali melakukan pendekatan dengan Bojan Hodak.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved