Breaking News:

Dana Pemerintah Daerah Nganggur Rp226 T di Bank, Presiden Jokowi Heran

“Ini perlu saya ingatkan, uang kita sendiri saja tidak digunakan, kok ngejar orang lain untuk uangnya masuk. Logikanya enggak kena,” kata Jokowi

Dok Kementan RI
Presiden Jokowi saat mencoba mesin traktor khusus penanaman jagung di Kabupaten Jeneponto, Sulawsai Selatan, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti anggaran pemerintah daerah (Pemda) yang justru makin banyak menganggur di bank.

Padahal, kata Jokowi, tahun 2021 tinggal satu bulan lagi. Seharusnya, Pemda gencar menghabiskan anggaran untuk pembangunan daerahnya.

Presiden mendapati laporan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bahwa dana Pemda di bank mencapai Rp 226 triliun.

Padahal akhir Oktober 2021 lalu, anggarannya lebih kecil, yakni sekitar Rp 170 triliun.

“Saya dulu peringatkan di Oktober, Rp170 triliun (dana menganggur di bank). Ini naik menjadi Rp226 triliun,” kata Jokowi saat acara Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi 2021 yang disiarkan kanal YouTube BKPM TV, Rabu (24/11/2021).

“Ini perlu saya ingatkan, uang kita sendiri saja tidak digunakan, kok ngejar orang lain untuk uangnya masuk. Logikanya enggak kena,” Jokowi menambahkan.

Jokowi mengatakan, jika sepertiga dana APBN disalurkan kepada Pemda karena adanya otonomi daerah. Nilainya, sekitar Rp642 triliun dana APBN.

Namun, Kepala Negara menyesalkan jika Pemda tak cepat dalam menyerap anggaran.

Sehingga dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan umum, justru masih tersimpan di bank.

“Tapi saya harus ngomong apa adanya. Kita tahu defisit APBN tidak kecil, Rp 548 triliun,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved