Breaking News:

Tribun Palopo

Buntut Bentrok Mancani Palopo, Panen Padi Ditunda

Bentrok antar kelompok di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. 246 petugas diturunkan mengamankan lokasi.

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ARWIN AHMAD
Ratusan petugas hendak melakukan pengamanan panen padi di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Selasa (23112021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Bentrok antar kelompok di Kelurahan Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan masih menyisakan bekas.

Bentrokan tersebut melibatkan warga Kampung Uri dan warga Kampung Batu di kelurahan tersebut.

Pasca bentrokan yang menewaskan satu orang warga Kampung Batu, warga kampung Uri dilarang memanen padi di lahan mereka yang masuk wilayah Batu.

Terpaksa, petugas kepolisian turun melakukan pengamanan.

Sebanyak 246 petugas gabungan diturunkan mengamankan lokasi.

Mulai dari personel Polres Palopo dan jajaran. 

Personel Brimob Baebunta, TNI dan Satpol PP.

Sementara, ada seratusan warga Batu yang turun melakukan penolakan.

Mereka meminta aparat kepolisian menangkap pelaku kerusuhan yang menyebabkan kerabat mereka meninggal.

Kapolres Palopo AKBP M Yusuf Usman mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan secara persuasif.

Dengan mengutamakan upaya kekeluargaan.

“Kami meminta kepada seluruh personel tidak menggunakan peluru tajam dan senjata berbahaya lainnya, sebab kita tidak menghadapi teroris,” katanya saat melakukan pengamanan Selasa (23/11/2021) sore.

Yusuf meminta warga Uri bersabar agar bisa melanjutkan panen padi mereka.

“Tolong bersabar hingga proses hukum selesai. Insya Allah, kami akan lanjutkan panen padi tersebut secepat mungkin,” ungkapnya.

Sementara, warga Uri menyerahkan masalah tersebut kepada pihak kepolisan.  (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved