Breaking News:

Sidang Nurdin Abdullah

Bacakan Pleidoi, Nurdin Abdullah Minta Dibebaskan: Izinkan Saya Melanjutkan Pembangunan di Sulsel

Dihadapan Ketua Majelis Hakim Ibrahim Palino, Nurdin Abdullah meminta keadilan hakim membebaskannya dari tuntutan JPU KPK. 

YOUTUBE.COM/KPK RI
Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah (tengah) secara virtual mengikuti sidang pembacaan tuntutan terhadap dirinya sebagai terdakwa dalam kasus suap dan gratifikasi proyek di Sulsel, Senin (15/11/2021). Sidang offline berlangsung di Pengadikan Tipikor, Pengadilan Negeri Makassar, Jl RA Kartini, Makassar, Sulsel, Senin (15/11/2021). 

"Bahkan masjid di sekitar pabrik di wilayah kapasa pun kami bantu pembangunannya. Sebelum saya terpilih menjadi bupati Bantaeng pun, yang pertama saya bangun di Bantaeng adalah masjid,” urainya.

“Saya adalah orang yang awam mengenai ilmu hukum, jika membangun masjid adalah salah maka saya siap untuk dihukum,” sambung NA dengan tegas.

Baca juga: Usai Tuntut Nurdin Abdullah 6 Tahun Penjara, Jaksa KPK Paksakan Agenda Vonis Jatuh Awal Desember

Di akhir pembacaan pledoi, NA mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Sulsel yang terus mengalir kepadanya dan keluarganya.

“Begitu besar perhatian masyarakat kepada kami, mulai dari dukungan melalui media sosial hingga menggelar dzikir bersama yang sungguh sangat menguatkan kami menjalani cobaan ini," katanya.

"Semoga tidak berlebihan apabila saya meminta doa sekali lagi, agar kita dapat kembali berjalan bergandengan bersama membangun Sulsel yang lebih baik,” tutup Nurdin Abdullah.

Sekadar diketahui, NA dituntut enam tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair enam bulan kurungan.

(Tribun-Timur.com)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved