Breaking News:

Tribun Makassar

Nostalgia Lagu Era 80-an Indonesia di Perancis, Musisi Makassar Bawakan Lagu Anging Mammiri

Warga Indonesia menikmati iringan lagu era tahun 80-an di Perancis. Momen tersebut hampir setiap malam minggu digelar di RI Restaurant Indonesien

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Suryana Anas
Dokumentasi/Ijal Ricardo
Warga Indonesia menikmati iringan lagu era tahun 80-an di Perancis di RI Restaurant Indonesien Paris, beralamatkan di 12 Rue de Vaugirard. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Warga Indonesia menikmati iringan lagu era tahun 80-an di Perancis.

Momen tersebut hampir setiap malam minggu digelar di RI Restaurant Indonesien Paris, beralamatkan di  12 Rue de Vaugirard.

Restoran ini merupakan salah satu restoran Indonesia terlama di Paris.

Para musisi hadir memberikan persembahan musik terbaiknya menghibur warga Indonesia yang tinggal di Paris termasuk para pelajar ataupun masyarakat asli Paris.

Pada Sabtu (20/11/2021), konser musik sederhana tersebut mengusung tema Suara Nostalgie 80-an.

Salah satu musisi Indonesia asli Kota Makassar, Ijal Ricardo turut serta dalam perhelatan tersebut.

"Kita bisa melepaskan kerinduan akan kampung halaman, selain makan makanan enak khas Indonesia juga bisa menikmati lantunan alunan irama lagu-lagu hits Indonesia tahun 80an," tuturnya pada Tribun Timur melalui WhatsApp, Minggu (21/11/2021).

Selain itu, sambungnya, juga bisa bersilaturrahmi dengan orang-orang Indonesia yang tinggal di Perancis.

Adapun lagu-lagu yang dibawakan dalam acara tersebut seperti tembang lawas Chrisye, Koes Plus, God Bless, Roma irama, Iwan Fals.

Tak ketinggalan, kata Ijal, sederet lagu dari tiap-tiap daerah.

"Termasuk lagu Anging Mammiri, Anakkukang, Ampar-ampar Pisang dan masih banyak lagi," jelasnya.

Untuk diketahui, Restaurant Indonesien Paris, lokasi acara tersebut sudah 20 tahun berdiri.

Dijelaskan Ijal restoran tersebut adalah salah satu dari sedikit restoran di Paris yang menawarkan masakan tradisional Indonesia.

"Menarik banyak warga Prancis untuk menemukan cita rasa asli dari indonesia, memperkenalkan makanan tradisional Indonesia, dan juga kebudaya Indonesia dengan tari dan musik Indonesia," tutur Ijal.

Laporan Wartawan Tribun Timur Desi Triana

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved