Breaking News:

Drainase Rumbia-Sabantang Maros Rp 900 Juta Rusak Sebelum Rampung, Warga Minta Cor Lama Dibongkar

Seharusnya Dinas PU tidak melakukan pembiaran jika ada pekerjaan yang melewati ketentuan pembangunan.

Editor: Ansar
Warga/ Fajrin
Kondisi drainase di jalan poros Rumbia - Sabantang, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros sudah rusak. 

Fajrin beralasan, jika pekerja hanya memberbaiki bagian luar atau permukaan saja, maka kualitasnya tetap mudah rusak.

Seharusnya, bagian dasar drainase tersebut maksimal sebelum dipoles atau ditambal.

"Biar ditambal itu kerusakan drainase, tetap akan rusak lagi. Sudah dasarnya yang rusak. Jika bagian luar ditambal terus, bagian dalam kan tetap rusak," katanya.

Hal itu membuat Fajrin meminta supaya cor drainase tersebut dibongkar dan diganti cor baru.

Saat pembangunan, Dinas PU juga harus melakukan pengawasan ketat.

"Pada intinya, kami sebagai warga mau bangunan drainase itu baik. Jangan sampai baru digunakan, tapi sudah rusak lagi," katanya.

Jika tidak membongkar cor lama, kemungkinan besar drainase akan cepat rusak lagi.

Fajrin duga, pekerjaan tersebut kejar keuntungan. Selain kondisi cor yang mudah ambruk, pengerjaan juga tak rapi.

Menurut Fajrin, biasanya bagian permukaan cor terlihat halus dan kuat. Tapi beda di Rumbia-Sabantang.

"Itu drainase, kenapa mudah ambruk. Padahal baru-baru ini dikerjakan. Kasar dan banyak tambalannya," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved