Breaking News:

Opini Tribun Timur

PPKS, Kebijakan Liberal di Sistem Sekuler

Rasanya berbagai problem di negeri ini tak kunjung usai. Polemik terkait Permendikbud-Ristek No.30 tahun 2021, kini ramai diperbincangkan.

Editor: Sudirman
PPKS, Kebijakan Liberal di Sistem Sekuler
suryani
Dr. Suryani Syahrir, S.T., M.T. Dosen dan Pemerhati Sosial

Menurutnya, Permendikbud-Ristek tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan umat Islam pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Banyak poin yang bermasalah dan dapat menjadi polemik di tengah masyarakat dalam pelaksanaannya ke depan.

Poin yang dikritisi dan ditolak oleh MOI antara lain terkait paradigma seks bebas berbasis persetujuan yang memandang bahwa standar benar dan salah dari sebuahaktivitas seksual bukan nilai agama, tetapi persetujuan  dari para pihak.

Selama tidak ada pemaksaan, telah berusia dewasa, dan ada persetujuan, maka aktivitas seksual menjadi
halal, meskipun dilakukan di luar pernikahan yang sah ( islamtoday.id , 8/11/2021).

Akar Masalah

Frasa multitafsir yang menjadi kekhawatiran banyak pihak, membuat kebijakan ini perlu dikritisi. Terlebih dalam institusi pencetak generasi pelanjut estafet peradaban.

Rakyat harus jeli atas setiap kebijakan yang ada. Jangan sampai kebijakan sudah terlanjur dilegitimasi dan menjadi penyempurna kerusakan di negeri yang kita cintai ini.

Maraknya aduan terkait kekerasan seksual di kampus, menjadi dalih dibuatnya kebijakan ini. Sepintas terlihat sangat mengayomi, tetapi jika dicermatilebih jauh akan terlihat ada pasal yang terkesan prematur.

Oleh sebab itu, harus dianalisis akar masalahnya. Mengapa kekerasan seksual begitu menjamur di sebuah lembaga pendidikan, terkhusus Perguruan Tinggi (PT)? Tentu kondisi ini tidak serta merta tercipta, tetapi ada support system yang membelenggu setiap sendi-sendi kehidupan.

Tak dipungkiri, sistem sekuler yang diadopsi negeri ini melahirkan kebijakan-kebijakan liberal. Pondasi keimanan yang lemah pada setiap individu plus gempuran budaya Barat akibat minimnya penjagaan akidah dari negara, menambah parah kondisi ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved