Breaking News:

Tribun Jeneponto

Sepekan Sebelum Anaknya Dikhitan, Warga Palajau Diusir Pemilik Tanah Gegara Calonnya Kalah Pilkades

Nasib miris juga dialami warga Dusun Pandang-pandang, Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/RAKIB
Rumah yang dibongkar di Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Rabu (17/11/2021) 

Namun karena kalah saat Pilkades, sehingga Ida disuruh pergi tinggalkan tempatnya.

"Yang punya tanah itu yang suruh bongkar," katanya.

Setelah rumahnya dibongkar, Ida mengaku bingung dimana akan tinggal untuk sementara waktu.

Apalagi acara khitan anaknya tinggal sepekan mendatang.

"Tidak tau juga ini pak karena mauka dulu pesta kodong (khitan) Rabu depan," ungkapnya.

Ida mengaku sudah 20 tahun tinggal di tanah milik saudara calon kepala desa.

"Saya memilih saudara pemilik tanah karena takut rumah kami dibongkar," ujarnya.

"Dipilihji pak. Kalau tidak ditusuki itu nomor satu kita diusir. Tapi tau-taunya diusir jaki lagi," tutupnya.

Bahkan beredar informasi, ada 23 rumah yang akan dibongkar karena saudara pemilik tanah kalah di Pilkades.

Laporan Kontributor Tribun Jeneponto. Rakib

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved