Breaking News:

Tribun Jeneponto

Sepekan Sebelum Anaknya Dikhitan, Warga Palajau Diusir Pemilik Tanah Gegara Calonnya Kalah Pilkades

Nasib miris juga dialami warga Dusun Pandang-pandang, Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/RAKIB
Rumah yang dibongkar di Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Rabu (17/11/2021) 

TRIBUN-TIMUR COM JENEPONTO - Nasib miris juga dialami warga Dusun Pandang-pandang, Desa Palajau, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto.

Rumahnya dibongkar paksa karena dianggap tidak memilih calon kepala desa yang merupakan saudara dari pemilik tanah.

Korban Ida mengatakan, calon yang ia pilih sesuai dengan keinginan pemilik tanah.

"Nabilang bukan nomor satu mutusuk melainkan nomor tiga, padahal nomor satuji," ujar Ida saat ditemui di lokasi, Rabu (17/11/2021).

Bahkan Ida sempat meminta waktu sepekan untuk tidak membongkar rumahnya.

Apalagi ia akan menggelar khitan pada 24 November mendatang.

Namun sang pemilik tanah tetap bersikukuh agar rumahnya segera dibongkar.

"Jadi saya minta tolong ke keluarga agar dibongkar baik-baik, sebelum massa pemilik tanah datang membongkarnya secara paksa," ujar Ida.

Sebelum Pilkades, pemilik tanah sempat meminta agar mengikuti calon yang akan ia pilih.

"Ikut sama saya yah, tinggal saja disitu," kata Ida.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved