Breaking News:

Film Ati Raja

Film Ati Raja Masuk Ajang Anugerah Lembaga Sensor Film 2021, Bersaing dengan Film Habibie & Ainun

Ho Eng Dji menyelesaikan rekaman musik daerah Makassar, Bugis, Mandar, dan Selayar pada 1942.

Penulis: Kasdar Kasau | Editor: Saldy Irawan
Ist
Eksekutif Produser Film Ati Raja, Arwan Tjahyadi (kanan) 

Film garapan PT Tujuh Delapan Enam ini bercerita tentang biografi seniman asal Makasar Ho Eng Dji.

Film ini telah dirilis di bioskop-bioskop tanah air, Kamis (7/11/2019) lalu.

Film ini bercerita soal seniman Ho Eng Dji. Dia adalah seorang penyair dan musisi Makassar yang lahir di Kassi Kebo, Maros, tahun 1906 dan wafat 1960 di Makassar. 

Ho Eng Dji merupakan Tionghoa peranakan yang hidup bergaul dengan harmonis dengan masyarakat Makassar.

Ati Raja akan menyuguhkan hubungan antar budaya dan kisah cintanya yang sendu.

Selama hidupnya, beberapa lagu ciptaan Ho Eng Dji yang populer hingga saat ini antara lain Ati Raja, Sailong, Dendang-dendang, dan Amma Ciang.

Para pemain yang bergabung di antaranya Fajar Baharuddin, Jennifer Tungka, Stephani Andries, Chesya Tjoputra, Goenawan Monoharto, Zulkifli Gani otto, Noufah A. Patajangi, Saenab Hasmar, Agung Iskandar, dan Gregorius.

Ati Raja merupakan karya sutradara dan penulis naskah Shaifuddin Bahrum. Film berdurasi 84 menit ini berada dalam naungan produksi Persaudaraan Peranakan Tionghoa Makassar (P2TM). 

Menurutnya, tidak ada istilah orang pribumi dan nonpribumi tapi masyarakat multi etnik lebur dalam satu yakni masyarakat Makassar.

Syair lagu dan musik berbicara soal kearifan lokal, toleransi, dan cinta.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved