Breaking News:

UMI

UMI Peringkat ke-19 Pembelajaran Daring LMS

Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil menduduki peringkat ke-19 dalam pembelajaran daring (online) Learning Management System (LMS).

Penulis: Rudi Salam | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/RUDI SALAM
Rektor UMI Prof Basri Modding 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) berhasil menduduki peringkat ke-19 dalam pembelajaran daring (online) Learning Management System (LMS).

Peringkat tersebut berdasarkan data yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ristek dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbud Ristekdikti) beberapa waktu lalu.

Dalam pemeringkatan itu, Universitas Jember menduduki posisi pertama, disusul Universitas Negeri Semarang di posisi kedua, dan Universitas Esa Unggul di posisi ketiga.

Dalam daftar 40 besar itu, hanya ada dua perguruan tinggi swasta yang masuk, yakni UMI di posisi ke-19 dan Universitas Mega Buana Palopo di posisi ke-25.

Sementara untuk perguruan tinggi negeri, Universitas Hasanuddin (Unhas) berada di posisi ke-26.

Capaian itu pun membuat UMI berada di peringkat pertama pembelajaran daring LMS di Indonesia timur.

Rektor UMI Prof Basri Modding bersyukur atas prestasi yang diraih oleh UMI.

Prof Basri menjelaskan bahwa di UMI sendiri, pembelajaran secara online dilakukan di laman kalam.umi.ac.id.

“Kalam inilah yang membantu seluruh tenaga edukasi UMI untuk melakukan pembelajaran daring,” jelasnya, Senin (15/11/2021).

Guru besar FEB ini menuturkan bahwa ke depannya, UMI bakal melakukan pembelajaran blended learning.

Hal itu dilakukan mengingat mahasiswa UMI saat ini telah banyak yang berasal dari luar negeri.

“Di Indonesia saja, kita punya mahasiswa seluruh Indonesia. Tentu mereka ini kita beri dispensasi, misalnya saja nanti ujian proposal baru datang kampus,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prof Basri mengatakan bahwa capaian itu berkat kerjasama semua pihak di UMI.

Dirinya juga berterima kasih kepada Kepala LLDikti Wilayah 9 Prof Jasruddin karena telah memberikan banyak dukungan.

“Terima kasih kepada Kepala LLDikti wilayah 9. Banyak memberikan masukan terhadap perkembangan UMI,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 UMI Dr Hanafi Ashad berharap ke depannya, intensitas pembelajaran menggunakan LMS semakin meningkat.

“Apalagi kita canangkan memang, bahwa tidak ada lagi pembelajaran di UMI 100% tatp muka, kita blended,” katanya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved