Kesehatan

5 Makanan yang Pantang Dikonsumsi Penderita Kelenjar Getah Bening

Untuk menghindari pembengkakan kelenjar getah bening, Anda bukan hanya harus menjauhi pantangannya

Editor: Muh. Irham
mon
Ilustrasi kelenjar getah bening 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pembekakan kelenjar getah bening bisa terjadi pada siapa saja. Menurut dokter, hal ini sebenarnya bukan penyakit. Namun sinyal akan adanya penyakit lain di sekitar terjadinya pembengkakan.

Untuk menghindari pembengkakan kelenjar getah bening, Anda bukan hanya harus menjauhi pantangannya, namun juga mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan.

Pantangan makanan kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening tersebar nyaris di seluruh bagian tubuh, tapi area yang sering bengkak biasanya leher (area depan, belakang, maupun samping).

Pembengkakan kelenjar getah bening di leher mengindikasikan adanya infeksi pada area tersebut, misalnya radang tenggorokan. 

Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa disebabkan oleh kanker seperti limfoma.

Jika pembengkakan kelenjar getah bening sudah terlanjur terjadi, Anda perlu menghindari atau mengurangi konsumsi beberapa jenis makanan tertentu.

Berikut beberapa pantangan makanan saat Anda menderita pembengkakan kelenjar getah bening. 

1. Protein hewani: terlalu banyak mengonsumsi protein yang berasal dari hewan dapat meningkatkan risiko kanker limfoma karena protein hewani mengandung banyak lemak jenuh.

Jenis protein hewani yang dimaksud adalah segala jenis daging, telur, dan susu.

2. Makanan cepat saji: terlalu banyak makan fast food akan mengubah cara kerja sistem imun, yakni membuat mereka selalu berada dalam keadaan waspada sehingga berpotensi membuat kelenjar getah bening selalu bengkak.

3. Makanan yang mengandung MSG: penyedap rasa yang berlebihan dalam makanan dapat mengubah kinerja kelenjar timus dan limpa.

Keduanya merupakan bagian dari pembentuk limfosit, yakni sel darah putih yang memerangi kuman yang masuk ke dalam tubuh.

4. Makanan olahan: selain makanan cepat saji, Anda juga harus membatasi makanan olahan, termasuk makanan kaleng dan makanan beku.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved