Breaking News:

Tribun Wajo

Hari Diabetes Sedunia, Dinkes Wajo Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Lapangan Merdeka Sengkang

Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo menggelar kampanye diabetes millites di Lapangan Merdeka Sengkang, Minggu (14/11/2021).

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
Dinkes Wajo
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, drg Armin (baju putih) saat melakukan pemeriksaan kesehatan, di Lapangan Merdeka Sengkang, Minggu (14/11/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo menggelar kampanye diabetes millites di Lapangan Merdeka Sengkang, Minggu (14/11/2021).

Kampanye diabetes millites dalam rangka Hari Diabetes Sedunia yang diperingati tiap 14 November dan juga dirangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 57.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, drg Armin menyebutkan, ada banyak rangkaian kegiatan yang digelar.

Mulai dari senam jantung sehat, pemeriksaan kesehatan, jogging test kebugaran dan konsumsi makanan sehat.

"Setiap 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes sedunia, kita kampanyekan bagaimana mencegah diabetes dengan cerdik dan mengelola dengan patuh," katanya.

Diabetes adalah penyakit yang mengakibatkan terlalu banyak kadar gula dalam darah atau glukosa darah tinggi.

Selain mengajak untuk hidup sehat dengan berolahraga minimal 30 menit per hari, Dinkes Wajo juga menyosialisasikan sejumlah inovasinya.

Seperti program Pak Ganteng atau perbanyak makan ikan gabus untuk pencegahan stunting dan juga Go Cantik atau gerakan Wajo cari jentik.

"Kita harapkan partisipasi masyarakat dalam program ini, baik program Pak Ganteng dan Go Cantik," katanya.

Selain itu, tak lupa mantan Direktur RSUD Siwa itu mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi di 23 puskesmas yang ada di Kabupaten Wajo.

Sebab, pemerintah Kabupaten Wajo menargetkan 50% masyarakat telah divaksin pada akhir November 2021 dan 70% masyarakat telah divaksin pada akhir Desember 2021 mendatang.

Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Wajo, sudah sebulan lebih tidak ada kasus aktif atau nol kasus.

Ada 1.448 orang yang pernah terpapar virus corona di Bumi Lamaddukelleng.

Sebanyak 70 orang meninggal dunia dan 1.378 orang telah dinyatakan sembuh.

Armin pun tetap meminta warga untuk waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan dan segera melakukan vaksinasi Covid-19.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved