Tribun Palopo
VIDEO: Detik-detik Longsor di KM 14 Poros Palopo - Toraja
Detik-detik longsor sempat terekam kamera warga. Kejadian itu membuat warga di lokasi panik dan berlarian keluar rumah.
Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Longsor terjadi di jalan Poros Trans Sulawesi penghubung Kota Palopo dan Kabupaten Toraja Utara Rabu (10/11/21), sekitar pukul 14.35 WITA.
Tepatnya di KM 14, Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo.
Detik-detik longsor sempat terekam kamera warga. Kejadian itu membuat warga di lokasi panik dan berlarian keluar rumah.
Bahkan, akibat longsor, satu unit mushola tertimbun material tanah.
Humas Basarnas Palopo Usman Alwi mengatakan, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.
Namun material longsor menutup seluruh badan jalan.
Hingga membuat akses sempat tertutup selama beberapa jam.
"Battang KM 13 jalan poros Palopo - Toraja sore ini. Tidak ada korban jiwa," kata Usman kepada tribun-timur.com, Rabu sore.
Sebelumnya, longsor juga terjadi di puluhan titik sepanjang jalur ini, beberapa hari terakhir.
Ini disebabkan curah hujan tinggi selama beberapa pekan.
Kepala BPBD Palopo Antonius Dengen mengatakan saat musim penghujan ini warga diminta selalu waspada.
Karena sepanjang jalur tersebut, ada banyak titik yang rawan longsor.
Ia menyebut pihaknya siaga 24 jam mengantisipasi segala kemungkinan.
"Kami turun ketika kondisi darurat. Yang jelas kalau ada bencana, manusianya yang kita usahakan dulu selamat," kata Antonius dikonfirmasi tribun-timur.com, Selasa (9/11) malam.
Antonius mengimbau warga selalu waspada.
"Kita imbau masyarakat supaya tetap waspada. Masyarakat harus memahami keadaan bahwa curah hujan yang tinggi ini longsor bisa saja terjadi," ucap Antonius.
"Upaya yang kita lakukan ketika ada longsor, kita secepatnya turun ke lapangan dengan kordinasi dengan instansi terkait," tambahnya. (*)