Breaking News:

Tribun Gowa

Angka Kematian Ibu dan Bayi Masih Tinggi, Gowa Gelar Kelas Khusus Ibu Hamil

PKK dan Dinkes Gowa menggelar Sosialisasi Penggerakan dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dalam Mendukung Penurunan AKI, AKB dan Stunting

Humas Pemkab Gowa
Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan menggelar Sosialisasi Penggerakan dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dalam Mendukung Penurunan AKI, AKB dan Stunting di Ruang Pertemuan Padivalley Golf Club Pattallassang, Kabupaten Gowa, Jum'at (12112021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gowa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan  menggelar Sosialisasi Penggerakan dan Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil dalam Mendukung Penurunan AKI, AKB dan Stunting

Acaranya, di Ruang Pertemuan Padivalley Golf Club Pattallassang, Kabupaten Gowa, Jum'at (12/11/2021).

Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan mengatakan kegiatan ini sebagai upaya kolaborasi dan bentuk komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Khususnya, menurunkan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) dan stunting di Kabupaten Gowa

"Saya perlu menekankan bahwa angka kematian ibu dan angka kematian bayi kita di Kabupaten Gowa ini adalah masih di garis merah, kita merupakan salah satu yang memiliki angka kematian ibu hamil dan angka kematian bayi paling tinggi di Sulawesi Selatan," ujarnya via rilis diterima, Sabtu (13/11/2021).

Priska menyebutkan ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingginya angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Gowa

Salah satunya pemeriksaan selama kehamilan belum mencapai target.

Begitupun dengan Stunting, ia menuturkan bahwa ini masih menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi TP PKK, TP PKK Desa, Kelurahan, kecamatan maupun dan TP PKK Kabupaten Gowa.

Termasuk salah satunya dengan mencegah pernikahan anak usia dini.

"Pencegahan stunting begitu banyak yang bisa dilakukan seperti mencegah perkawinan usia anak. Ini perlu karena ketika menikah di usia mudah, mereka belum siap untuk berkeluarga, mengasuh anak dan belum siap dan belum tahu bagaimana caranya menjaga kehamilan agar mempunyai kehamilan yang sehat," jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved