Tribun Hot Topic

Penjelasan Pertamina Soal Video Viral Harga BBM di Sorong Capai Rp 50 Ribu / Botol

Akun ini membagikan video singkat bertuliskan bahwa krisis BBM di Sorong telah terjadi selama empat hari.  

Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Sudirman
Instagram/romansasopirtruck
Tangakapan layar sebuah video dengan narasi Kota Sorong, Papua Barat, mengalami krisis bahan bakar minyak (BBM) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Beredar video Kota Sorong, Papua Barat, mengalami krisis Bahan Bakar Minyak (BBM).

Akun ini membagikan video singkat bertuliskan bahwa krisis BBM di Sorong telah terjadi selama empat hari.  

"Sorong ini bos, krisis BBM sudah 4 hari, ini nyata bukan hoax," demikian kalimat yang tertulis di dalam video yang beredar.

Dalam video, tampak seorang bocah yang diduga menjual BBM eceran 1,5 liter dengan wadah botol air mineral dihargai Rp 50.000.

Penjelasan Pertamina

Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial and Trading Regional Papua Maluku, Edi Mangun mengatakan bahwa isu krisis BBM di Sorong adalah kabar bohong.

"100 persen hoaks," ujar Edi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (10/11/2021) pagi.

Pihaknya menyampaikan, sejak Jumat (5/11/2021) hingga hari ini, Rabu (10/11/2021), isu krisis BBM menyeruak, total enam SPBU yang ada di Kota Sorong tidak pernah tutup karena kehabisan BBM.

Menurutnya, SPBU tetap melayani masyarakat seperti biasa sesuai jam operasionalnya.

"Hari ini saya ingin sampaikan apa yang terjadi di Sorong, sejak Jumat isu ini mulai beredar. Sampai hari ini, ada enam SPBU di Kota Sorong, itu total, enam SPBU itu tidak pernah tutup sesuai jam operasional," kata dia.

Menurut Edi, semua SPBU di Sorong menerima suplai BBM normal tergantung besar kecilnya kapasitas SPBU tersebut.

Ada yang menerima 15-30 kiloliter per harinya.

"Selama isu ini beredar, itu rata-rata setiap SPBU kami suplai sampai 200 persen, artinya kalau dia 20 kl, itu kemarin kami suplai sampai 40 kl," terang Edi.

"Tetapi pertanyaan saya, ke mana yang 20 kl yang berlebihan itu, itu kan hilang begitu saja dan kemudian beredar pengecer-pengecer yang menjual dengan harga tinggi," imbuhnya.

Pihaknya mengapresiasi Polresta Sorong karena telah mengamankan puluhan penjual BBM eceran liar yang mematok harga di atas standar.

"Alhamdulillah Kapolresta Sorong sudah memerintahkan untuk mengamankan, jadi sudah diamankan lebih kurang 21 pengecer liar yang menjual dengan harga jauh di atas harga eceran tertinggi," kata Edi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Video Viral Harga BBM di Sorong Mencapai Rp 50.000, Ini Kata Pertamina

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved