Breaking News:

Tribun Maros

Cuaca Ekstrem, Sudah Sebulan Nelayan di Bontoa Maros Tak Melaut

Puluhan Nelayan di Desa pesisir Tupabiring, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros,  terpaksa tidak melaut. 

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Puluhan kapal nelayan di desa pesisir Tupabiring yang tak lagi beroperasi akibat cuaca buruk 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Puluhan Nelayan di Desa pesisir Tupabiring, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros,  terpaksa tidak melaut. 

Bahkan mereka tak melaut selama sebulan terakhir ini karena cuaca ekstrem.

Setiap harinya kapal-kapal nelayan ini hanya bersandar di bibir dermaga. 

Salah seorang nelayan, Suleman mengatakan, mereka enggan melaut karena angin kencang dan gelombang tinggi yang kerap kali terjadi.

"Sudah sebulan lebih ini tidak turun cari ikan karena cuaca di luar sana tidak bersahabat," katanya, Selasa (09/11/21).

Hal ini dinilai bisa membahayakan jika dipaksakan untuk tetap melaut. 

"Saat hujan datang, ombak besar dan angin kencang. Kadang hasil tangkapan tidak maksimal. Sehingga kami hanya rugi," katanya. 

Selama cuaca ekstrem dan paceklik ikan, para nelayan ini tak bisa berbuat banyak. 

Mereka hanya pasrah dan berharap cuaca segera membaik. 

"Kalau cuaca sudah seperti ini kita hanya bisa pasrah, kita hanya bisa menunggu sampai cuaca kembali membaik," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved