Breaking News:

Pilgub Sulsel 2024

Pilgub Sulsel 2024, Erwin Aksa Siap Maju Kalau Perintah Golkar

Bagi Erwin, kader harus fokus dulu memenangkan Golkar pemilu legislatif dan memenangkan Airlangga Hartarto calon presiden 2024.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/ARI MARYADI
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar bidang penggalangan strategis Erwin Aksa. (Foto Ari Maryadi Tribun Timur 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2024 masih tiga tahun lagi.

Namun sejumlah nama mulai ramai disebut-sebut potensial maju calon gubernur 2024.

Salah satunya nama tokoh pengusaha muda nasional, Erwin Aksa.

Saat ini ia menjabat Wakil Ketua Umum DPP Golkar Bidang Penggalangan Strategis.

Ditanya soal peluang maju calon Gubernur, Erwin Aksa belum mau berbicara terlalu jauh.

Bagi Erwin, kader harus fokus dulu memenangkan Golkar pemilu legislatif dan memenangkan Airlangga Hartarto calon presiden 2024.

Apalagi pencalonan Pilgub Sulsel menggunakan hasil pileg legislatif Februari 2024.

"Kita partai Golkar harus menang pemilu, pilpres, lalu pilkada. Golkar pasti pilih calon terbaik untuk pilkada. Golkar akan usung calon terbaik," kata Erwin kepada wartawan di Hotel Claro Jalan AP Pettarani Kota Makassar, Minggu (7/11/2021) malam.

Erwin ikut hadir dalam konsolidasi pemenangan pemilihan presiden 2024 Partai Golkar di Hotel Claro.

Erwin Aksa menyatakan siap maju calon Gubernur jika misalnya Golkar menugaskan.

Sebagai kader, mantan Ketua Umum BPP HIPMI itu siap apapun perintah partai.

Ia siap menjalankan tugas memajukan Provinsi Sulawesi Selatan, dan mengangkat elektoral partai jika ditugaskan Golkar.

"Selama partai beri tugas, karena saya kader partai, kita siap, untuk angkat partai, angkat Sulsel lebih baik," katanya.

Erwin mengatakan calon gubernur punya tugas memajukan ekonomi untuk memajukan daerah. Termasuk meningkatkan PAD. 

Ia melanjutkan, tiga tahun menuju Pilgub Sulsel, figur calon gubernur harus melakukan sosialisasi untuk dikenal masyarakat.

"Dalam perjalanan sosialisasi, masyarakat harus tahu tugas kita personal, bagaimana perorangan seseorang," katanya.

"Bagaimana ekspektasi masyarakat agar ekonomi baik, itu paling penting. Kunci semua itu kembali ekonomi, bagaimana kesejahteraan membaik," katanya.

Nurdin Halid Dorong Erwin Aksa

Politisi Golkar Nurdin Halid mengungkapkan pernah mengundang secara khusus Erwin Aksa ke kantornya.

Dalam pertemuan itu, Nurdin Halid mendorong Erwin Aksa maju calon Gubernur Sulsel 2024.

NH menilai, ada dua figur potensial calon Gubernur dari Golkar, keduanya yaitu Erwin Aksa dan Adnan Purichta Ichsan.

Erwin Aksa saat ini menjabat Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar. Bidangnya penggalangan strategis.

Erwin pernah jadi Ketua Umum BPP Hipmi. Latar belakangnya adalah pengusaha dan tokoh muda nasional.

Hal itu disampaikan NH dalam Ngobrol Politik dipandu jurnalis Muh Fadli Ali, Kamis (4/11/2021) malam.

"Saya pernah undang Pak Erwin ke kantor saya. Saya diskusi 3 jam, intinya saya tulus ikhlas dorong dia maju, saya lihat potensinya luar biasa," katanya Nurdin Halid.

Nurdin mengatakan, secara kasat mata hanya dua figur potensial dari Golkar, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Erwin Aksa.

Kelebih Erwin kata NH, dia waketum beringin rindang dan punya akses nasional dan internaional.

Erwin adalah ponakan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Intinya Erwin punya kemampuan datangkan investor, dan jaringan. Punya potensi luar biasa. Saya ngomong langsung itu," kata NH.

Namun NH mengatakan secara spontan Erwin belum menyatakan siap.

Bahkan ia lebih mendorong Nurdin Halid maju kembali dengan pertimbangan punya pengalaman 1,1 juta suara pada Pilgub Sulsel 2018.

Untuk itulah NH pun memutuskan membentuk tim kecil mencari fakta di internal Golkar.

Tugasnya mengukur keinginan kader Golkar SUlsel terhadap peluang Nurdin Halid maju calon Gubernur.

Kedua, mengukur keinginan masyarakat terhadap namanya.

"Saya bilang anda maju, kau maju hanya kerja 40 persen, tugas saya kasih 60 persen.Ttapi saya lihat belum respon positif. Itu buat saya timbang betul untuk maju, tulah saya bentuk tim pencari fakta," katanya.

"Nanti pada saatnya Erwin mau maju, kemudian potensi bisa kalahkan siapapun, maka saya support. Kalau tidak, dan saya punya peluang, kader Gokar dan masyarakat dominan minta, ya kita hadapi," katanya.

Nurdin Halid mengatakan, Gubernur Sulsel harus paham anatomi Sulsel. 

Ia mengajak masyarakat jangan kita pilih pemimpin yang tidak paham anatomi SUlsel.

Anatomi yang ia maksudnya seperti kemiskinan, kesenjangan, ketimpangan pembangunan antar daerah, infrastruktur, umum, ekonomi, kesehatan.

"Ini harus paham itu anatomi Sulsel, harus dibedah dulu. Kalau ada paham dan mampu, bisa ciptakan inovasi, kreasi, inisiatif saya ikhlas kau maju dan saya dukung supaya Sulsel maju," sambung NH.

Nurdin Halid mengatakan, pemimpin Sulsel tidak cukup sebatas mengandalkan APBD dan bantuan dari pusat.

NH mengatakan, pemimpin Sulsel hanya punya relasi nasional maupun internasional untuk mendatangkan investor.

"Tidak bisa bangun Sulsel hanya andalkan APBD, hanya andalkan PAD, itu tidak bisa," katanya.

"Kita harus punya inovasi bagaimana tingkatkan apbd dan datangkan invenstor. Oleh karena itu dibutuhkan pemimpin yang punya relasi jaringan keluar sulsel maupun internaisonal. Kalau hanya APBD saja maka Sulsel begini terus, itu pentingnya pilih pemimpin yang dinamis, tapi kalau kota kecil saja dipimin kemudian mau jadi gubernur dan itu tidak ada, hanya andalakna abpb, bantuan pusat dak maka daerah itu tidak akan berkembang," sambungnya. (*)

Laporan Kontributor TribunMakassar.com @bungari95

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved