Breaking News:

Tribun Wajo

Mitigasi Bencana Cuaca Buruk, Bupati Wajo Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Ketua PMI Wajo ini meminta kepada perangkat daerah terkait, terkhusus BPBD Kabupaten Wajo bekerja sama dengan perangkat daerah lainnya.

tribun-timur/hardiansyah
Bupati Wajo, Amran Mahmud, saat meninjau banjir di Kecamatan Tempe, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Bupati Wajo, Amran Mahmud mewanti-wanti masyarakat terkait cuaca buruk yang melanda Kabupaten Wajo beberapa hari terakhir.

Merujuk data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jumat (5/11/2021) kemarin, hujan diprediksi masih akan mengguyur Kabupaten Wajo beberapa hari ke depan.

"Meskipun di prakiraan cuaca diperkirakan hanya hujan ringan, kita harus tetap harus siaga. Apalagi, beberapa malam sebelumnya, meskipun tidak lama, tapi guyuran hujan cukup deras," katanya, Sabtu (6/11/2021).

Ketua PMI Wajo ini meminta kepada perangkat daerah terkait, terkhusus BPBD Kabupaten Wajo bekerja sama dengan perangkat daerah lainnya.

Terutama, camat, kepala desa, dan lurah untuk aktif memantau perkembangan dan melakukan langkah antisipatif untuk meminimalkan terjadinya luapan air atau banjir.

Selain itu, peran aktif masyarakat menjaga lingkungan juga amat penting dalam mitigasi bencana.

"Saya juga berharap kesadaran masyarakat untuk membersihkan mandiri saluran drainase di sekitar rumah atau pertokoan masing-masing. Tetap membiasakan membuang sampah pada tempatnya, agar jika turun hujan, air tetap mengalir lancar dan tidak meluap ke jalan, bahkan masuk ke perumahan masing-masing," katanya.

Untuk banjir, Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Wajo ini mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo tengah menyiapkan penanganan jangka pendek dan jangka panjang, khususnya untuk wilayah Kota Sengkang.

"Untuk jangka pendeknya, kita saat ini memaksimalkan pembersihan drainase dan saluran primer. Termasuk saat ini sebagai contoh yang dilakukan di kawasan Pasar Sentral Sengkang dilakukan pembersihan saluran, begitu juga pada saluran lainnya," katanya.

Untuk penanganan jangka panjang, sementara dilakukan perencanaan master plan pembangunan drainase kota bersama tim teknis dengan menggandeng tenaga ahli.

Bukan hanya banjir, bencana angin kencang pun juga sewaktu-waktu bisa melanda. Bahkan, putaran angin sempat terlihat dan terekam video di Danau Tempe.

"Selain banjir, diharapkan juga untuk tetap waspada angin kencang, khususnya wilayah yang menjadi langganan atau sudah pernah dilanda," katanya.

Para pelaut yang ada di pesisir Teluk Bone pun juga tetap diminta untuk waspada saat melaut.

Cuaca buruk belakangan ini merupakan dampak dari fenomena La Nina yang beriringan dengan periode puncak musim hujan.

Mitigasi bencana amat penting. Mengingat, Kabupaten Wajo merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang rawan bencana.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved