Breaking News:

Tribun Bantaeng

Waspada Teroris, Polisi Bantaeng Mendadak Perketat Jual Beli Obat hingga Bahan Kimia di Apotek

Kasat Binmas Polres Bantaeng, AKP Suardi Hasyim mengatakan, kegiatan tersebut adalah operasi Bina Waspada Lipu 2021.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Saldy Irawan
tRIBUN/nOVRA
Pasukan Raider melakukan penyergapan terhadap terorisme pada latihan bersama penanggulangan terorisme di Mako Yonif 700/Raider, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (18/3). Latihan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama satuan TNI dan Polri tersebut sebagai upaya kesiap-siagaan terhadap ancaman tindak pidana terorisme di wilayah Indonesia. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Binmas Polres Bantaeng kini sedang melakukan upaya pencegahan Radikalisme dan intoleransi.

Kini apotek di Bantaeng menjadi salah satu sasaran untuk diberikan edukasi.

Kasat Binmas Polres Bantaeng, AKP Suardi Hasyim mengatakan, kegiatan tersebut adalah operasi Bina Waspada Lipu 2021.

"Sekarang ini ada operasi Bina Waspada Lipu 2021 (Program Binmas) yang intinya mencegah radikalisme dan intoleransi," kata AKP Suardi Hasyim, saat dihubungi TribunBantaeng.com, Jumat, (5/11/2021).

Menurutnya, pihaknya meminta kepada penjaga apotik untuk mendata pembeli bahan-bahan kimia, tanpa ada keterangan resmi peruntukannya.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya pihak yang akan membuat semacam peledak.

"Apotik ini untuk diedukasi, khusus bagi yang beli bahan kimia, sehingga nantinya bisa ditracking siapa-siapa saja yang membeli bahan kimia, jika nantinya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (peledak)," ujarnya.

Kata Suardi, kondisi di Kabupaten Bantaeng sangat kecil kemungkinan terjadinya tindakan radikalisme.

Namun, selain itu perintah atasan tindakan pencegahan memang seharusnya dilakukan sedini mungkin.

"Hari ini kita sudah turun melakukan edukasi ke apotek," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved