Tribun Sulsel

Triwulan III-2021, Realisasi Investasi Sulsel Sudah 170 % dari Target RPJMD

Data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang periode Januari-September

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD FADHLY ALI
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Sulawesi Selatan mempublikasikan data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang periode Januari-September atau Triwulan III-2021. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Sulawesi Selatan mempublikasikan data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang periode Januari-September atau Triwulan III-2021.

Kabid Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal DPM-PTSP Sulsel Try Malombasi mengatakan, realisasi Investasi Triwulan III mencapal Rp13,636 triliun.

"Diman! untuk PMA Rp2,850 triliun dan PMDN Rp10,785 triliun," kata Try di kantornya Jl Bougenville Makassar, Rabu (3/11/2021).

Angka Rp13,636 triliun tersebut, lanjut dia, bila dipresentasekan sekitar 170 persen dari target RPJMD Sulawesi Selatan Tahun 2021 sebesar Rp8 triliun.

"Dan angka itu sudah 111 persen dari target Kementerian Investasi/BKPM tahun 2021 sebesar Rp12,33 triliun," kata Try.

Adapun enam Sektor Usaha dengan nilai Realisasi terbesar secara kumulatif sepanjang Januari-September 2021 baik PMDN dan PMA yakni, Sektor Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran Rp3,918 triliun dengan share 28,73 persen.

Lalu Sektor Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi Rp3,778 triliun (27,70 persen), Sektor Pertambangan Rp1.773 triliun (13 persen).

Kemudian, Sektor Listrik, Gas, dan Air Rp1,061 triliun (7,78 persen), Sektor Jasa lain Rp870,520 miliar (6,38 persen) dan Sektor Lain-lain Rp2,233 triliun (16,37 persen).

Sementara itu, realisasi investasi berdasarkan Kabupaten/Kota atau lokasi yang masuk dalam daftar enam besar nilai realisasi tertinggi hingga Triwulan III yakni, Kota Makassar Rp7,559 triliun dengan share 55,43 persen.

Kemudian, Kabupaten Luwu Timur Rp1,620 trilun (11,88 persen), Kabupten Gowa Rp823,866 miliar (6,04 persen), Kabupaten Bone Rp660,911 miliar (4,84 persen), Kabupaten Bantaeng Rp560,813 miliar (4,11 persen).

Kemudian Kabupaten/Kota Lainnya Rp2,410 triliun (17,67 persen).

Sementara itu, berdasarkan Asal Negara (PMA) nilai realisasi investasi secara kumulatif sepanjang periode Januari-September 2021 yang masuk dalam enam besar yakni, Kanada Rp1,419 triliun dengan share 49,80 persen.

Kemudian, RR Tiongkok Rp474,280 miIiar (16,63 persen), Singapura Rp277,792 miliar (9,74 persen), Australia Rp236,623 miliar (8,30 persen), Malaysia Rp208,082 miliar (7,30 persen), dan Negara Lainnya Rp234,702 miliar (8,21 persen).

Untuk serapan Tenaga Kerja secara kumulatif sepanjang periode Januari-September 2021 pada perusahaan PMDN/PMA Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebanyak 8.544 orang dan Tenaga Kerja Asing (TKA) sebanyak 497 orang.

"Sebarannya, khusus PMA, TKI sebanyak 1.521 orang dan TKA sebanyak 497 orang. Sementara untuk PMDN, TKI sebanyak 7.023 orang dan TKA sebanyak 8 orang," kata Try. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved