Breaking News:

Tribun Luwu Timur

Satu Cakades di Batu Putih Nol Suara, Syamsu Malle Tumbangkan Istri di Pilkades Ujung Baru Lutim

Syamsu Malle berstatus incumbent kembali terpilih atau 'Oppo' di Pilkades Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN
proses hitung suara di TPS 4 Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Selasa (2/11/2021) 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Syamsu Malle berstatus incumbent kembali terpilih atau 'Oppo' di Pilkades Ujung Baru, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Syamsu Malle mengalahkan istrinya sendiri bernama Sakwati Ahmad pasca dilakukan hitung suara, Selasa (2/11/2021).

Syamsu Malle oppo setelah meraih 407 suara di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersedia di Desa Ujung Baru.

Sementara Sakwati Ahmad hanya memperoleh 46 suara.

Saat pendaftaran pencalonan dibuka, tidak ada warga yang mau menantang Syamsu Malle yang berstatus patahana.

Karena aturan tidak membolehkan calon tunggal pada pilkades di Luwu Timur, Sakwati Ahmad maju untuk menantang suaminya.

Syamsu Malle mengatakan, masyarakat sudah paham kalau hanya satu calon, pilkades harus ditunda.

"Istri mendaftar calon hanya sebagai pendamping. Masyarakat sudah paham," kata Syamsu dihubungi Senin (18/10/2021) siang.

Sebelum hari pencoblosan, Syamsu Malle jauh hari sudah optimis akan mengalahkan istrinya sendiri.

Sementara itu, Pilkades di Batu Putih juga tergolong unik. Dari tiga cakades, satu calon tak memperoleh satu pun suara alias nol.

Tiga cakades di Batu Putih yang bertarung adalah Abidin berstatus incumben nomor pemilihan 1, Zainal nomor pemilihan 2 dan Supriadi nomor pemilihan 3.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Luwu Timur, hasil hitung suara, Abidin selaku incumbent tumbang usai meraih 249 suara.

Zainal keluar sebagai pemenang dengan 271 suara. Sedangkan Supriadi tak memperoleh satu pun suara.

Terkait ada cakades yang tak memperoleh satupun suara pada pilkades kemarin, dibenarkan Kepala DMPD Luwu Timur, Halsen.

"Benar, ada satu cakades tidak mendapatkan suara atau nol suaranya," kata Halsen dihubungi TribunLutim.com, Rabu (3/11/2021) malam.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved