Breaking News:

Tribun Wajo

Korban Angin Kencang di Sabbangparu dan Maniangpajo Dapat Bantuan 100 Paket Sembako

Bupati Wajo, Amran Mahmud menyalurkan bantuan ke korban terdampak angin kencang di Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
Humas Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Amran Mahmud kembali menyalurkan bantuan ke korban terdampak angin kencang di Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Rabu (3/11/2021). 

TRIBUNWAJO.COM, SABBANGPARU - Bupati Wajo, Amran Mahmud menyalurkan bantuan ke korban terdampak angin kencang di Desa Pallimae, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Rabu (3/11/2021).

Bantuan yang diserahkan kali ini berupa 500 lembar seng dan 100 paket sembako untuk warga terdampak angin kencang di Kecamatan Sabbangparu dan Kecamatan Maniangpajo.

Amran Mahmud datang bersama Field Operations Manager PT. Energy Equity Epic Sengkang, Hartono, menyerahkan bantuan.

"Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat kita yang menjadi korban, setidaknya bisa sedikit terbantu dalam penyediaan bahan seng untuk perbaikan rumah," kata Amran.

Amran meminta kepada BPBD Wajo untuk memantau perkembangan, serta tetap menerima donasi untuk disalurkan sesuai dengan kebutuhan.

Selain itu, perlu juga tetap mengupayakan usulan bantuan ke pusat untuk penanganan bencana di Kabupaten Wajo.

"Kepada kepala Desa Pallimae serta Kepala Desa dan Lurah lainnya agar tetap memantau perkembangan masyarakat yang terdampak dan mengkoordinasikan dengan perangkat daerah terkait," katanya.

Sementara Field Operations Manager PT. Energy Equity Epic Sengkang, Hartono menyampaikan, bahwa bantuan bencana alam adalah bagian dari kegiatan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan.

Itu telah dikoordinasikan dengan SKK Migas dam diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak. 

"Melalui humas kami, penyaluran bantuan bencana senantiasa berkoordinasi dengan BPBD Wajo, hal ini dimaksudkan agar bantuan tidak tumpang tindih, sesuai dengan kebutuhan dan penyaluran bisa efektif dan lebih tepat sasaran," katanya.

Sebagaimana diketahui, hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kabupaten Wajo pada Selasa (26/10/2021) lalu.

Tercatat, ada 278 rumah yang rusak di Desa Pallimae, Desa Ugi, dan Desa Woronge di Kecamatan Sabbangparu, serta Desa Kalola dan Desa Mattirowalie di Kecamatan Maniangpajo, juga Kelurahan Wiringpalennae di Kecamatan Tempe.

Bahkan, pada peristiwa nahas itu, seorang warga dilaporkan meninggal dunia bernama Nurung (70) lantaran kaget.

Selain itu, ada 3 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi akibat rumahnya rusak berat.

Sebelumnya, Kemensos RI dan Pemprov Sulsel telah menyalurkan bantuan darurat kepada para korban yang rumahnya rusak pada peristiwa itu.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved