Breaking News:

Tribun Maros

Aturan Terbaru, Tes PCR Tak Lagi Jadi Syarat Utama Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin

Hasil tes PCR tak lagi menjadi syarat utama bagi pelaku perjalanan di Bandara Sultan Hasanuddin.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Suasana Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar jelang pemberlakuan larangan mudik, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Hasil tes PCR tak lagi menjadi syarat utama bagi pelaku perjalanan di Bandara Sultan Hasanuddin.

Hal ini disampaikan oleh Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I, Iwan Risdianto, Rabu (03/11/21).

Iwan mengatakan, keputusan ini berdasarkan surat edaran Satgas Covid-19 nomor 22 tahun 2021 dan surat edaran Kemenhub nomor 96 tahun 2021.

Ia melanjutkan syarat wajib PCR tidak lagi berlaku bagi para calon penumpang yang telah menerima vaksin dosis kedua.

"Kini tes PCR tidak wajib bagi calon penumpang yang sudah vaksin dosis kedua," katanya.

Ia menjelaskan, bagi calon penumpang dari dan menuju antar kota atau kabupaten di pulau Jawa dan Bali, memiliki opsi untuk syarat penerbangannya.

"Kalau baru vaksin dosis pertama, masih harus menunjukkan hasil tes PCR yang berlaku 3x24 jam. Kalau sudah vaksin kedua, cukup menunjukkan hasil tes rapid antigen yang berlaku 1x24 jam," lanjutnya.

 Bagi calon penumpang antar kota atau kabupaten Jawa dan Bali, cukup menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan juga hasil rapid antigen yang berlaku 1x24 jam.

"Kalau calon penumpang dari dan menuju luar Pulau Jawa dan Bali, bisa menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan juga rapid antigen 1x24 jam, atau tes PCR yang berlaku 3x24 jam," terangnya 

Sementara itu, calon penumpang yang berusia di bawah 12 tahun tetap diizinkan untuk melakukan perjalanan meski belum menjalani vaksinasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved