Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Kalah dari PSM, Pelatih Persita: Pemain Tak Manfaatkan Peluang Jadi Gol

PSM Makassar memutus tren positif Persita Tangerang yang tak pernah kalah di lima pertandingan terakhir.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman
MO PSM
Konferensi pers Persita Tangerang vs PSM usai pertandingan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/11/2021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PSM Makassar memutus tren positif Persita Tangerang yang tak pernah kalah di lima pertandingan terakhir.

Bermain di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/11/2021) malam, Wiljan Pluim menaklukkan Persita tiga gol tanpa balas.

Dua gol PSM dicetak oleh M Arfan di menit 27 dan 74.

Lalu Wiljan Pluim membawa PSM semakin menjauh di menit 78 lewat eksekusi tendangan bebas.

Pelatih Persita, Widodo Cahyono Putra mengaku kekalahan diterima karena para pemain tak memanfaatkan peluang untuk menciptakan gol.

"Kendala kami ada dibeberapa peluang yang tidak bisa dicetak menjadi gol," akunya saat konferensi pers usai pertandingan.

Pada pertandingan tadi, timnya berusaha menyerang, tapi inilah sepak bola. Kadang tak sesuai diinginkan.

PSM mampu menekan timnya, tapi sempat beberapa kali keluar dari tekanan dan menciptakan peluang.

Namun, PSM mampu tampil baik dan memanfaatkan kelemahan anak asuhnya.

"PSM mampu memanfaatkan kelemahan pemain kami," ungkapnya.

Walau kalah, Widodo mengapresiasi permainan pemainnya.

Tak lupa menyampaikan selamat kepada PSM atas kemenangan diraih.

"Terima kasih kepada seluruh pemain yang telah tampil maksimal, meski hasil akhir tak sesuai harapan".

"Selamat kepada PSM yang memenangkan pertandingan malam hari ini," ucapnya.

Hasil ini membuat PSM naik di peringkat lima dengan poin 16.

Sementara Persita harus turun satu peringkat ke posisi sembilan dengan poin 13.

Kado HUT PSM

Pelatih PSM, Milomir Seslija mengatakan pemainnya bermain luar biasa.

Kemenangan diraih sebagai kado hari jadi PSM ke 106 tahun.

"Selamat kepada pemain saya. Mereka bermain luar biasa. Ini kado yang terbaik bagi PSM dari pemain," katanya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pelatih 57 tahun ini mengaku Persita bermain dengan organisasi yang baik.

Walau begitu, anak asuhnya memberikan masalah dengan mendominasi pertandingan dan melancarkan serangan.

Bahkan, Persita Tangerang lebih banyak bermain bertahan.

Milo sapaan akrabnya mengaku senang dengan penampilan pemainnya.

Pluim cs menjalankan instruksi yang diberikan ketika latihan di pertandingan ini.

"Saya sangat senang dengan pemain saya melakukan yang dilakukan di latihan. Beberapa kali sudah dilakukan ini tidak mudah," akunya.

Menurut dia, PSM Makassar harus bisa mencetak beberapa gol lagi, tapi inilah sepak bola.

Tak lupa ia mengapresiasi perjuangan seluruh pemainnya dan kepada Persita yang bermain dengan fair play.

"Selamat kepada pemain saya dan terima kasih kepada Persita menunjukkan permainan yang fair play," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved