Breaking News:

Kesehatan

Inilah Dua Jenis Stroke yang Banyak Dialami Orang Indonesia

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, stroke terjadi apabila pembuluh darah otak mengalami penyumbatan atau pecah

Editor: Muh. Irham
Shutterstock
Ilustrasi stroke 

TRIBUN-TIMUR.COM - Stroke adalah suatu keadaan di mana ditemukan tanda-tanda klinis yang berkembang cepat berupa defisit neurologik fokal dan global yang dapat memperberat dan berlangsung lama selama 24 jam atau lebih. 

Stroke juga dapat menyebabkan kematian, tanpa adanya penyebab lain yang jelas selain vascular. Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, stroke terjadi apabila pembuluh darah otak mengalami penyumbatan atau pecah.

Akibatnya sebagian otak tidak mendapatkan pasokan darah yang membawa oksigen yang diperlukan sehingga mengalami kematian sel atau jaringan. 

Penyakit stroke merupakan Non Communicable Disease yang menjadi bagian dari kardiovaskular.

Berdasarkan data SRS Indonesia tahun 2014, stroke adalah penyebab kematian utama sekitar 21,1 % Faktor risiko dari stroke dan menjadi common respector seperti diabetes, hipertensi, pola makan yang buruk, merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik, alkohol, dan narkotika.

Lantas, apa saja jenis stroke dan penyebanya?

 Jenis stroke yang perlu diketahui

Dirangkum dari Kementerian Kesehatan dan RSUD Kabupaten Nunukan, berikut adalah beberapa jenis stroke

1. Stroke iskemik atau stroke sumbatan

Stroke iskemik atau stroke sumbatan adalah yang paling sering terjadi. Stroke iskemik atau stroke sumbatan adalah stroke yang diakibatkan karena pembuluh darah arteri pada otak menyempit atau tersumbat (pembekuan darah) sehingga menyebabkan aliran darah sangat berkurang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved